Sosok Herman Anggota DPRD Kaltara, Anak Pesisir di Nunukan Tiga Kali TerpilihJadi Ketua DPW PKB
Junisah February 23, 2026 01:29 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Nama Herman bukan sosok baru dalam dinamika politik di Kalimantan Utara. Anggota Komisi I DPRD Kaltara ini dikenal sebagai figur yang tumbuh dari wilayah Pesisir Nunukan dan menapaki karier politiknya sejak masa awal pemekaran provinsi Kalimantan Utara.

Lahir di Nunukan, 13 Maret 1982, Herman mengawali perjalanan hidupnya sebagai anak Pesisir yang akrab dengan pantai dan laut. Ia mengaku masa kecilnya banyak dihabiskan untuk bermain dan berenang di laut.

“Kalau kecil dulu lebih sering main di pantai. Laut itu seperti ruang bermain,” kata Herman, Senin (23/2/2026). Latar belakang itu pula yang kemudian membawanya menempuh pendidikan S1 Perikanan.

Dunia Pesisir bukan sekadar kenangan masa kecil, tetapi menjadi identitas yang melekat dalam perjalanan hidupnya. Dimana identias anak pesisir yang tangguh dan akrab dengan laut menjadikan Herman sosok politikus sekaligus legislator yang patut diperhitungkan di panggung politik Kalimantan Utara.

Baca juga: Pengurus PKB Kaltara Dikukuhkan, Herman Target 19 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Dibawah kepemimpinanya DPW PKB Kaltara berhasil meraih 2 kursi DPRD pada Pemilu 2024 lalu. Salah satunya yakni Herman sendiri.

Karier legislatif Herman dimulai pada 2014 saat ia terpilih menjadi anggota DPRD Kalimantan Timur.

Namun, momen pemekaran Provinsi Kaltara di tahun yang sama mengubah arah pengabdiannya. Ia kemudian turun ke daerah pemilihan Kaltara pada akhir 2014.

Bahkan, ia sempat empat bulan menjadi anggota Komisi IV DPRD Kaltim sebelum fokus penuh di Kaltara.

Di DPRD Provinsi Kaltara, Herman terus dipercaya masyarakat.

Pada periode 2019–2020, ia menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kaltara. Kini, ia duduk sebagai anggota Komisi I DPRD Kaltara yang membidangi pemerintahan dan hukum.

Baca juga: PKB se-Kaltara Sepakat Dukungan Muhaimin Iskandar Kembali jadi Ketua Umum di Muktamar VI

Politik Tidak Selalu Mulus

Perjalanan politiknya tak selalu mulus. Berbagai pilihan dan dinamika politik terus menekannya.

Akhirnya pada periode 2019–2024, ia sempat mundur karena maju dalam kontestasi Pilkada 2020.

Namun, pada periode 2024–2029, ia kembali duduk sebagai anggota DPRD Kaltara sekaligus dipercaya sebagai Ketua Fraksi.

"Alhamdulillah saya kembali dipercaya untuk Pemilu 2024 - 2029," ungkapnya.

Tiga Periode Pimpin PKB Kaltara

Tak hanya di legislatif, Herman juga dikenal sebagai motor penggerak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kaltara.

Ia memimpin DPW PKB Kaltara sejak 2015 dan kembali dipercaya untuk periode 2021–2026.

Bahkan pada 14 Februari 2026 pria yang memiliki panggilan 'Man' dimasa kecilnya ini kembali dikukuhkan sebagai ketua DPW PKB Kaltara periode 2026-2031 dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Provinsi Kaltara.

Tiga periode kepemimpinan itu menunjukkan konsistensi dan soliditasnya dalam membangun struktur partai.

TARGET PKB - Ketua DPW PKB Kaltara, Herman, saat menyampaikan target perolehan suara menuju Pemilu 2029 meski masih lama namun sejak sekarang mempersiapkan diri. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
TARGET PKB - Ketua DPW PKB Kaltara, Herman, saat menyampaikan target perolehan suara menuju Pemilu 2029 meski masih lama namun sejak sekarang mempersiapkan diri. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH (TribunKaltara.com/Andi Pausiah)

Aktif Dibidang Kepemudaan

Selain urusan politik, pria yang kini berusia 43 menuju 44 tahun ini ternyata juga aktif di organisasi kepemudaan.

Ia pernah menjabat sebagai Ketua Mabinda PKC PMII 2025–2027 hingga  Ketua PW IKA PMII 2025–2030.

Baginya, politik bukan sekadar kontestasi kekuasaan, tetapi ruang pengabdian. Terus berbuat kebaikan dan bermanfaat menjadi moto hidupnya selama ini.

“Terus berbuat kebaikan dan menebar manfaat di mana pun tempat mengabdi,” ucapnya.

Latar belakangnya sebagai sarjana perikanan dan anak pesisir memberi perspektif berbeda dalam melihat pembangunan Kaltara, terutama daerah perbatasan dan wilayah pantai.

Hal unik lainnya yakni Herman masih kerap dipanggil kerabat dekat dengan nama kecil yakni "Man".

Herman kecil memiliki hobbi berdiskusi, dan inilah yang memperlihatkan karakter komunikatif yang menjadi modal penting di dunia politik.

Kini, sebagai anggota Komisi I DPRD Kaltara, Herman berada di garda depan dalam pembahasan isu pemerintahan, hukum, dan kebijakan publik.

Dari pesisir Nunukan hingga ruang sidang DPRD, perjalanan Herman menjadi potret tentang konsistensi, adaptasi, dan keberanian mengambil peran sejak muda.

Di tengah dinamika politik daerah yang terus bergerak, Herman memilih tetap hadir, bukan hanya sebagai politisi, tetapi sebagai representasi generasi yang tumbuh bersama lahirnya Provinsi Kalimantan Utara.

(*)

Penulis : Desi Kartika Ayu

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.