Takut Kehabisan, Warga Jogja Pilih Tukarkan Uang Baru Lebih Awal
Hari Susmayanti February 23, 2026 03:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY membuka kas keliling di Masjid Syuhada, Kota Yogyakarta, Senin (23/2/2026).

Melalui layanan tersebut, masyarakat bisa menukarkan uang baru untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2026.

Hadirnya layanan kas keliling di Masjid Syuhada disambut antusias oleh masyarakat.

Salah satunya Dian (34), warga Bantul tersebut sengaja menukarkan uang baru lebih awal karena khawatir tidak bisa mendapatkan kuota penukaran uang.

"Kalau besok-besok takutnya kehabisan uang, makanya dari periode satu langsung coba cari-cari," katanya saat ditemui di Masjid Syuhada, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Senin (23/2/2026).

Ia menyebut awalnya sempat terkendala saat mendaftar di aplikasi Pintar BI.

Namun, proses layanan kas keliling terbilang cepat, kurang dari 15 menit. Warga Bantul itu cukup menunjukkan bukti pendaftaran yang dikirim via email dan KTP.  

Alasannya memilih layanan kas keliling untuk menukar uang lantaran tidak ada biaya tambahan. 

"Kalau bisa dapat di sini (layanan kas keliling) mending di sini. Kalau di pinggir jalan itu takut uangnya palsu, jumlah uangnya kurang," ujarnya.

Ia menukarkan uang senilai Rp 5.300.000 dan mendapatkan pecahan Rp50.000 sebanyak 50 lembar, Rp20.000 sebanyak 50 lembar, Rp10.000 sebanyak 100 lembar, Rp5.000 sebanyak 100 lembar, Rp2.000 sebanyak 100 lembar, Rp1.000 sebanyak 100 lembar. 

Sementara itu, Rama Aziz (23) mengungkapkan tahun sebelumnya dirinya sempat kesulitan menukar uang baru, sehingga ia memutuskan untuk menukarkan uang lebih awal.

"Begitu dapat info  langsung nge-war sih untuk cari bukti pemesanannya. Karena tahun-tahun kemarin akhir  bulan uang habis. Jadi sekarang lebih cepat lebih baik," ungkapnya.

Ia menukarkan uang baru senilai Rp5.300.000. Rencananya uang baru tersebut akan dibagikan kepada keponakannya. 

Sama seperti Dian, ia juga sempat mengalami kendala saat mengakses alamat https://pintar.bi.go.id. 

"Webnya agak lemot aja sih, tapi  kalau di sini prosesnya cepat, mungkin sekitar 15 menit. Cuma menunjukkan bukti pemesanan, KTP, terus dapat nomor antrean, tadi dapat antrean 259," terangnya.

Baca juga: Berburu Rupiah Baru di Kauman, Ratusan Warga Rela Antre Sejak Pagi demi Lebaran

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo mengatakan secara nasional BI menyediakan uang layak edar (ULE) sebesar Rp185, 6 triliun, sementara untuk DIY sebesar Rp4, 99 triliun atau meningkat 8,24 persen (yoy) dibandingkan dengan tahun lalu yang sebesar Rp4,61 triliun. 

“Hal ini merupakan wujud komitmen Bank Indonesia dan perbankan untuk menjaga ketersediaan uang Rupiah di masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri tahun 2026,” katanya. 

Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, membuka kas keliling di dua masjid di Kota Yogyakarta, sedangkan Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul masing-masing sebanyak satu masjid. Penukaran dilayani pada 23-26 Februari 2026.

Sebanyak 34 bank umum akan membuka layanan penukaran uang bagi masyarakat mulai 25 Februari- 12 Maret 2026.

Bank Indonesia DIY bersama 9 bank akan membuka layanan penukaran uang terpadu di Halaman Pendopo Graha Wanabhaktiyasa pada 3-5 Maret 2026. (maw)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.