TRIBUNWOW.COM - Gagal ginjal sering kali baru disadari saat kondisinya sudah berat, padahal kerusakan fungsi ginjal sebenarnya berlangsung bertahap dari derajat 1 hingga derajat 5.
Pada awalnya, terjadi penurunan fungsi penyaringan darah, lalu perlahan ginjal makin tidak mampu membuang zat sisa dan racun dari tubuh.
Saat sudah masuk tahap lanjut, jumlah urin bisa menjadi sangat sedikit karena ginjal nyaris tidak bisa lagi menyaring darah.
Akibatnya, zat-zat sisa metabolisme dan racun yang seharusnya keluar lewat urin justru tertahan di dalam tubuh.
Kondisi inilah yang membuat gagal ginjal sangat berbahaya dan sering kali memerlukan terapi cuci darah untuk menggantikan fungsi ginjal yang hilang.
Baca juga: Tak Cuma Hasilkan Urin, Ini Deretan Fungsi Penting Ginjal bagi Tubuh Manusia Menurut Dokter
Pertanyaan:
Apa itu gagal ginjal? Apakah artinya ginjal benar‑benar tidak berfungsi sama sekali?
Begini jawaban Dokter Spesialis Urologi di RSUP Surakarta, dr. Mega Anara Manurung, SP. U dalam podcast kesehatan "Healthy Talk" dalam kanal YouTube Tribunnews.com.
Jawaban:
Gagal ginjal sebenarnya bukan kondisi yang langsung membuat ginjal tiba-tiba berhenti total, tetapi merupakan spektrum kerusakan yang bertahap dari derajat 1 sampai derajat 5.
Pada derajat awal, ginjal masih bekerja namun fungsi penyaringan darahnya mulai menurun sehingga kemampuan membuang zat sisa perlahan berkurang.
Seiring waktu, bila tidak tertangani, kerusakan ini bisa makin berat sampai tahap di mana produksi urin menjadi sangat sedikit.
Pada tahap akhir, ginjal hampir atau sudah tidak mampu menyaring darah dengan baik, sehingga kadar ureum dan kreatinin dalam darah meningkat tinggi.
Di fase ini, laju filtrasi ginjal sangat rendah dan pasien umumnya sudah memerlukan terapi cuci darah untuk menggantikan fungsi ginjal yang hilang.
Ketika produksi urin sangat sedikit, zat-zat sisa metabolisme dan racun tubuh yang seharusnya dibuang melalui ginjal dan keluar lewat urin justru tertahan di dalam tubuh.
Darah yang membawa sisa metabolisme dari berbagai jaringan tubuh akan tetap mengalir ke ginjal, tetapi karena fungsi penyaringannya rusak, racun-racun tersebut tidak dapat dikeluarkan dengan optimal.
Akumulasi zat sisa ini membuat kondisi gagal ginjal menjadi sangat berbahaya bila tidak segera ditangani.
Di sinilah pentingnya fungsi ginjal sebagai organ penyaring dan pembuang racun, karena tanpa itu keseimbangan tubuh akan terganggu berat.
Itulah alasan mengapa gagal ginjal yang sudah berat perlu terapi pengganti seperti cuci darah agar racun-racun yang menumpuk bisa dikeluarkan dari sirkulasi.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Alifazahra Avrilya Noorahma)