Gema Al-Quran Ramadan Ke-29 HSS Dimulai, Diikuti Ratusan Peserta
Irfani Rahman February 23, 2026 06:02 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Gema Al-Qur’an Ramadan ke-29 tahun 1447 H/2026 M Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi kembali dimulai.

Pembukaan dilaksanakan di Pendopo Wakil Bupati HSS atas kerja sama LPPTKA-BKPRMI dan radio di HSS ini mengusung  tema Santri Hebat (Hebat Prestasi, Hebat Mengaji dan Berakhlak Mulia).

Gema Al-Qur’an Ramadan adalah ruang pembinaan sekaligus ajang unjuk kemampuan bagi para santri dan santriwati di HSS, Senin (23/2/2026).

Disiarkan melalui Radio di HSS, masyarakat  dapat mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an, kumandang adzan, hingga ceramah agama yang menjadi mata lomba.

Hal ini, bukan hanya menjaga tradisi tadarus di bulan suci, tetapi memadukan syiar Islam dengan media penyiaran, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an semakin dekat dengan generasi muda.

Baca juga: Pengelola Warung Malam di HSS Diingatkan Tentang Jam Operasional, Juga Diminta Berpakaian Sopan

Baca juga: Kebakaran di Perumus Dalam Banjarmasin, Sempat Terdengar Bunyi Ledakan

Wakil Bupati Suriani mengatakan, Gema Al-Qur’an Ramadan berlangsung dari 5–17 Ramadan atau 23 Februari sampai 7 Maret 2026. 

Sebanyak 110 peserta terbaik dari seluruh kecamatan turut ambil bagian. Setiap kecamatan mengirimkan 10 santri dan santriwati untuk mengikuti empat cabang lomba, meliputi Tartil Qur’an TPA Putra dan Putri, Adzan dan Iqamat TPA Putra, Tilawah TQA Putra dan Putri, serta Ceramah Agama Islam Bahasa Indonesia TPA Putra dan Putri. 

“Ajang ini tidak semata kompetisi, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri, keberanian tampil, dan penguatan karakter Islami sejak dini,” kata Suriani yang juga Ketua LPTQ HSS ini.

Suriani mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Gema Al-Qur’an Ramadan setiap tahun sebagai bagian dari upaya mengisi bulan suci dengan kegiatan bermanfaat dan bernilai ibadah.

Gema Al-Qur’an Ramadan menjadi momentum penting dalam menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an. Tidak hanya untuk dibaca, tetapi dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 

“Kita berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat syiar Islam yang dikenal sebagai daerah yang agamis dan religius. Ini akan melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam prestasi dan bacaan, tetapi juga mulia dalam akhlak,” ucapnya.

Tidak lupa, dirinya turut memotivasi peserta agar mengikuti lomba penuh semangat, menjadikan sebagai pengalaman berharga.

(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.