SERAMBINEWS.COM – Menu sahur bukan sekadar pengganjal perut sebelum imsak. Apa yang kita pilih bisa sangat menentukan kuat tidaknya tubuh menjalani puasa seharian.
Salah satu pilihan yang kerap dianggap sederhana tapi ternyata menyimpan banyak manfaat adalah jagung rebus.
Dibandingkan nasi putih, jagung termasuk karbohidrat kompleks. Artinya, ia dicerna lebih lambat oleh tubuh. Efeknya? Energi tidak cepat “jatuh” dan rasa kenyang bisa bertahan lebih lama.
Melansir kanal kesehatan NDTV, berikut beberapa alasan kenapa jagung rebus layak dipertimbangkan saat sahur.
1. Kenyang Lebih Lama, Energi Lebih Stabil
Menurut jurnal Foods, jagung manis mengandung karbohidrat kompleks yang terurai bertahap di dalam tubuh. Proses cerna yang lebih lambat ini membantu menjaga energi tetap stabil.
Bagi yang tetap harus beraktivitas padat selama puasa, jagung bisa jadi alternatif sumber tenaga tanpa lonjakan gula darah yang drastis.
Baca juga: Kabar Gembira THR Guru PNS dan PPPK 2026 Cair Lebih Cepat, Ini Rincian Besarannya Termasuk Tukin
2. Tinggi Serat, Pencernaan Lebih Lancar
Jagung dikenal sebagai sumber serat yang baik. Serat membantu menjaga kesehatan usus, mencegah sembelit, sekaligus memberi efek kenyang lebih lama.
Kombinasi ini penting saat jeda makan berlangsung belasan jam.
3. Alami Bebas Gluten
Bagi yang memiliki intoleransi atau sensitivitas terhadap gluten, jagung manis bisa menjadi pilihan aman. Secara alami, bahan pangan ini tidak mengandung gluten.
4. Kaya Antioksidan
Jagung manis mengandung lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan yang baik untuk kesehatan mata.
Selain itu, ada juga vitamin C dan berbagai senyawa tumbuhan yang membantu mendukung daya tahan tubuh.
Jika ingin manfaatnya makin maksimal, jagung bisa dipadukan dengan sayuran berwarna seperti paprika, wortel, atau tomat.
Baca juga: Haikal Hassan Tegaskan Daging Impor AS Disembelih Sesuai Syariat, Isu Bebas Halal Itu Hoaks
5. Baik untuk Jantung
Kandungan magnesium dan kalium dalam jagung berperan dalam menjaga fungsi jantung serta membantu mengatur tekanan darah.
Tentu saja, manfaat ini akan lebih optimal jika jagung diolah dengan cara sehat direbus, bukan digoreng.
Dengan pengolahan sederhana, jagung rebus bisa menjadi pilihan sahur yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga membantu tubuh tetap bertenaga hingga waktu berbuka tiba.