Jayapura (ANTARA) - Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz (ODC) Kombes Yusuf Sutejo mengatakan tim gabungan yang terdiri dari Satgas Damai Cartenz dan Polres Nabire telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan dan pembakaran Pos PT Kristalin di Legari, Nabire, Papua Tengah.
"Olah TKP dilakukan di Pos Pengamanan PT Kristalin Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Minggu (22/2) dan dilaporkan berlangsung aman," kata Kombes Yusuf Sutejo di Jayapura, Senin.
Dia mengatakan penyerangan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Sabtu (21/2) terhadap Pos Pengamanan PT.Kristalin mengakibatkan dua orang meninggal.
Kedua jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Nabire untuk proses identifikasi dan autopsi. Saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan medis mengingat kondisinya yang mengalami luka bakar berat.
Selain itu ditemukan satu unit kendaraan milik perusahaan dengan empat lubang bekas tembakan dari arah depan, namun selongsong peluru belum ditemukan di sekitar lokasi dan diduga penembakan dilakukan dari jarak sekitar 50 hingga 100 meter.
"Dari keterangan saksi terungkap penyerangan yang dilakukan KKB berawal terdengar bunyi tembakan dan terlihat sekitar tiga orang pelaku di lokasi kejadian," kata Kombes Yusuf Sutejo.
Sementara itu, Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu yang dihubungi terpisah dari Jayapura mengatakan sebanyak 198 orang sudah dievakuasi termasuk 26 orang warga negara asing (WNA) asal China yang merupakan karyawan PT.Kristalin.
"Evakuasi dilakukan sejak Sabtu (21/2) dan Minggu (22/2), tidak saja terhadap karyawan tetapi juga warga yang mendulang di sekitar Kali Musairo, Legari, Nabire," kata AKBP Samuel Tatiratu.







