BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Aplikasi SMaRTNaker (Sistem Manajemen dan Registrasi Tenaga Kerja Terintegrasi) Kabupaten Tabalong resmi diluncurkan, Senin (23/2/2026).
Peluncuran Aplikasi SMaRTNaker dilakukan langsung Bupati Tabalong, HM Noor Rifani, di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Kompleks Pendopo Bersinar.
Dalam rangkaian peluncuran ini juga dilakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Program Pemagangan dengan perusahaan yang menjadi mitra.
Program pemagangan menjadi strategi penting untuk memperkuat sinergi antara Pemkab Tabalong dengan dunia usaha dan dunia industri dalam penyelenggaraan program pemagangan.
Selain itu juga dapat meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pengalaman kerja langsung di perusahaan.
Ini merupakan bagian komitmen Pemkab Tabalong dalam mewujudkan visi dan misi daerah periode 2025–2030, khususnya program pencetakan 15 ribu tenaga kerja terampil.
Sekaligus mendukung penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui transformasi digital layanan ketenagakerjaan.
SMaRTNaker Tabalong merupakan aplikasi layanan ketenagakerjaan dan database tenaga kerja terampil berbasis web yang memfasilitasi pendaftaran pelatihan, monitoring peserta, serta evaluasi program secara digital.
Adapun beberapa fitur utamanya terdiri dari manajemen pelatihan, pendaftaran peserta berbasis NIK, riwayat pelatihan dan sertifikasi, informasi lowongan kerja dashboard dan statistik real time, laporan dan evaluasi serta pengaturan sistem.
Kadisnaker Tabalong Hady Ismanto, dalam laporannya menyampaikan sistem ini mendukung integrasi vertikal dan horizontal antar instansi, validasi otomatis peserta, serta penyediaan dashboard statistik real time bagi dinas, mitra, dan peserta.
Lewat aplikasi ini akan memberikan kemudahan bagi peserta atau pengguna SMaRTNaker Tabalong dalam memperoleh CV otomatis yang dibuat oleh sistem.
Kemudian juga terintegrasi dengan riwayat pelatihan serta sertifikasi yang telah diikuti, sehingga dapat langsung digunakan untuk melamar pekerjaan.
"Ke depan, aplikasi SMaRTNaker Tabalong akan terintegrasi dengan Aplikasi Silangkarr Tabalong sebagai bagian dari sistem perencanaan dan penganggaran daerah," katanya.
Sehingga data kebutuhan pelatihan dan capaian tenaga kerja terampil dapat menjadi dasar perencanaan program yang lebih tepat sasaran.
"Sistem ini juga akan terhubung dengan Command Center Tabalong," tambahnya.
Dengan begitu data statistik ketenagakerjaan, capaian 15 ribu tenaga kerja terampil, tingkat partisipasi pelatihan, serta serapan tenaga kerja dapat dimonitor secara real time oleh pimpinan daerah sebagai bagian dari pengambilan keputusan strategis berbasis data.
Bupati Tabalong, HM Noor Rifani, memberikan apresiasi adanya inovasi berbasis digital dalam hal ketenagakerjaan yang dilakukan Disnaker Tabalong.
Peluncuran SMaRTNaker merupakan implementasi konkret dari visi Tabalong Smart, dengan menghadirkan tata kelola ketenagakerjaan yang modern, berbasis digital, transparan, dan terintegrasi.
"Saya berharap dengan adanya aplikasi SMaRTNaker bisa dimanfaatkan semua pihak dengan mengacu kepada satu data di aplikasi ini," kata H Fani.
Ia juga menekankan agar perusahaan atau pemberi kerja dapat memanfaatkan database dalam aplikasi SMaRTNaker sebagai sumber rekrutmen tenaga kerja.
Dengan sistem yang terintegrasi, perusahaan dapat mengakses data tenaga kerja terampil di Kabupaten Tabalong sesuai kebutuhan industri.
Begitu pula dengan SKPD, kecamatan, desa, dan kelurahan yang menyelenggarakan pelatihan dalam program 15 ribu tenaga kerja terampil untuk menggunakan aplikasi SMaRTNaker sebagai platform resmi pendaftaran pelatihan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan data terpusat, terukur, dan tidak terjadi tumpang tindih program.
Sementara untuk program pemagangan, H Fani menyebut sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi yang dilakukan dunia usaha dengan pemerintah daerah.
Melalui pemagangan, maka dapat mempertemukan kebutuhan industri dengan tenaga kerja yang telah disiapkan agar benar-benar siap pakai.
"Pemagangan ini sangat penting untuk dapatkan pengalaman bagi tenaga kerja," katanya. (AOL)