Dasco Minta Pemerintah Tahan Impor Pikap, Gaikindo: Industri Siap Penuhi Kebutuhan Operasional KDMP
Sanusi February 23, 2026 10:17 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk kebutuhan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menuai sorotan di parlemen.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah menunda realisasi kebijakan tersebut hingga Presiden kembali.

"Rencana untuk impor 105.000 mobil pikap dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri," tutur Dasco kepada Wartawan di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).

Baca juga: Profil Agrinas Pangan Nusantara, BUMN yang Impor 105.000 Mobil Pikap dari India

Senada dengan anjuran DPR, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) juga menegaskan bahwa impor tersebut akan memberi dampak berantai bagi manufaktur dalam negeri.

"Kita sangat berharap kita sama-sama memajukan industri otomotif ini karena multiplier effect-nya itu luas sekali, besar sekali. Di hulunya seperti apa, di hilirnya seperti apa dan kita mempunyai kapasitas yang masih bisa digunakan," kata Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Putu Juli Ardika dalam Konferensi Pers GIICOMVEC 2026, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/2/2026).

Data Gaikindo mengungkap, kapasitas produksi industri otomotif nasional saat ini mencapai 2,59 juta unit per tahun.

Akan tetapi, realisasi produksi baru berada di kisaran 1,3 juta unit. Artinya, terdapat ruang produksi yang cukup besar untuk dimanfaatkan.

"Kapasitas kita itu 2,59 juta, produksi kita baru 1,3 juta. Kita punya kapasitas dan kalau ini didorong pasti akan sangat luar biasa dampaknya baik bagi industri kita," ungkap Putu.

Menurut Putu, penguatan produksi domestik bukan hanya soal menjaga tingkat utilisasi pabrik. Lebih dari itu, keberlanjutan industri akan berdampak pada stabilitas lapangan kerja dan keberlanjutan investasi.

"Kalau industri itu berkembang, bukan hanya tadi pekerjaan yang bisa kita pertahankan, bukan hanya itu, tapi juga investasi di industri ini akan terus berkembang," ucapnya.

Gaikindo menilai, banyak manfaat yang bisa diperoleh jika kebijakan yang diambil sejalan dengan penguatan industri nasional.

"Banyak sekali manfaat-manfaat yang kita bisa dapatkan sehingga kami terus berdoa, apalagi di bulan Ramadan ini ya, marilah kita terus berdoa semoga ini memang bisa menjadi bagian pekerjaan kita, sehingga kita bisa bersama-sama mendorong kegiatan usaha terutama kegiatan usaha industri yang memberikan manfaat bagi bangsa ini," tutur Putu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.