BREAKING NEWS: Pengunjung Alami Hipotermia, Taman Nasional Mutis Ditutup Sementara
Alfons Nedabang February 23, 2026 11:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Taman Nasional Mutis di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup sementara akibat seorang pengunjung mengalami hipotermia. 

Hipotermia adalah kondisi darurat medis saat suhu tubuh turun drastis di bawah 35 derajat celcius dari kondisi normal. 

Hal itu disebabkan, tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada kemampuan menghasilkan panas. 

Sebelumnya, dalam sebuah postingan warga di media sosial yang meminta calon pengunjung agar menunda perjalanan ke Taman Nasional Mutis karena cuaca yang tidak bersahabat.

Postingan itu juga meminta pengunjung agar membawa perlengkapan yang cukup untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk hipotermia. 

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT, Wantoko membenarkan seorang pendaki di Taman Nasional Mutis mengalami hipotermia. 

"Betul bahwa kemarin ada satu orang pendaki yang terkena hipotermia, sempat ditangani di puskesmas sesaat, setelah itu yang bersangkutan sudah pulih kembali dan diperkenankan untuk pulang kembali ke Kupang," ujarnya, Senin (23/2/2026). 

Meski begitu, BBKSDA NTT menyebut penutupan dilakukan untuk pemeliharaan dan perawatan lingkungan. Sekaligus pemulihan pada kawasan Taman Nasional Mutis. 

Pihaknya, menerapkan pembatasan pendakian melakui penetapan  kuota pendakian, kunjungan wisata dan pendakian akan ditutup sementara mulai tanggal 26 Februari 2026.

"Penutupan 26 Februari sampai 9 Maret. Penutupan dilakukan untuk maintenance dan recovery lingkungan," katanya.

Wantoko menyebut, kunjungan di Mutis lebih banyak dilakukan pada akhir pekan atau hari Sabtu dan Minggu maupun libur nasional. Rata-rata kunjungan akhir pekan berkisar 70-100 pengunjung. 

"Pengunjung lebih bayak menikmati keindahan alam Mutis, hutan Ampupu dan Padang Lelofui, mendaki puncak Mutis," kata dia. 

Wantoko mengimbau, pendaki agar memperhatikan beberapa hal. Baginya mendaki gunung bukanlah tentang menaklukkan puncak, melainkan menaklukkan diri sendiri dan menghormati alam.

"Utamakan keselamatan, nikmati setiap proses menuju puncak dan bawalah kembali sampahmu turun," sambung dia. 

Diketahui Taman Nasional Mutis Timau diresmikan menjadi Taman Nasional pada September 2024 sebagai Taman Nasional ke-56 di Indonesia. Kawasan ini memiliki luas 78.789 hektar. (fan) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.