Respon Cepat Pemkab TTS Atasi Jembatan Noebunu di Amanuban Timur yang Nyaris Putus 
Oby Lewanmeru February 23, 2026 11:19 PM

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok

POS-KUPANG.COM, SOE- Respon cepat Bupati dan Wakil Bupati TTS memperbaiki Jembatan Noebunu, Desa Oelet, Kecamatan Amanuban Timur.

Jembatan ini terletak di Jalan Poros Tengah status jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat akibat di terjang badai hujan beberapa hari terakhir. 

Hal ini disampaikan Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay, SH.MH, Senin (23/2/2026). 

Menurut Army, sejumlah material telah tiba di lokasi untuk perbaikan jembatan yang nyaris putus tersebut. 

Baca juga: Bupati TTS Lantik 19 Pejabat Eselon II, 16 Diantaranya Alami Rotasi dan Mutasi

Jembatan kayu yang rusak tersebut menjadi jalur transportasi merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten TTS dengan Ibu kota Provinsi, kabupaten Malaka, Kabupaten TTU, dan Negara Tetangga Timor Leste, serta jalur utama pelintasan masyarakat kecamatan Amanuban Timur dan sekitarnya. 

"Sesungguhnya Jembatan Noebunu ini satu-satunya jembatan di jalur poros tengah yang menghubungkan Kabupaten TTS, Kabupaten Malaka dan Timor Leste dengan status jalan Provinsi yang merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi. Tetapi karena yang melewati hampir setiap saat itu masyarakat Timor Tengah Selatan dan letak jembatan ada di wilayah TTS sehingga secara tanggap darurat Pemda Timor Tengah Selatan harus segera memperbaiki sehingga arus transportasi lancar dan akses transportasi ekonomi warga tidak terhambat," jelas Wabup Army.

Dengan demikian selaku pimpinan daerah setelah mendapatkan laporan masyarakat pelintas sekira pukul 08:00 wita, pihaknya langsung berkordinasi untuk langsung merespon kondisi tersebut. 

"Kadis PUPR dan staf ke lokasi dengan membawah serta material kayu balok untuk melakukan perbaikan kondisi Jembatan Noebunu. Kondisi Jembatan yang semakin parah akibat cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah kita," jelasnya. 

Kondisi kerusakan parah diduga terjadi pada larut malam Minggu (22/2/2026), sehingga Senin (23/2/2026) pihaknya mendapatkan laporan warga, sehingga secara tanggap darurat perbaikan ini diupayakan agar kondisi arus transportasi tidak mengalami kemacetan.

Pihaknya berharap proses perbaikan hingga siang dan sore ini dapat berjalan lancar sehingga arus transportasi kembali normal mengingat kondisi cuaca tidak bersahabat. (any)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.