Progres Pengaspalan Jalan Hertasning 50 Persen, Terkendala Hujan
Sukmawati Ibrahim February 24, 2026 02:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengerjaan ruas Jalan Hertasning-Aroepala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus dikebut.

Pantauan Tribun-Timur.com, proses pengaspalan telah dilakukan di ruas Jalan Hertasning.

Dari arah Jalan Aroepala menuju Jalan AP Pettarani, sisi kanan jalan sudah diaspal.

sementara sisi kiri belum.

Sebaliknya, dari arah Jalan AP Pettarani ke Jalan Aroepala, sisi kanan juga telah diaspal.

Di sejumlah titik, kendaraan asphalt finisher (penghampar) dan roller (pemadat) terlihat terparkir pada siang hari.

Pengerjaan dilakukan pada malam hari saat volume kendaraan menurun.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Preservasi Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, Muh Rosyadi, mengatakan progres ruas Hertasning telah mencapai 50 persen.

“Untuk ruas Hertasning itu sudah 50 persen, masih berjalan. Sementara ruas Aroepala dan Tun Abdul Razak masih on progress, masih dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan,” kata Muh Rosyadi saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (24/2/2026).

Baca juga: Jalan Ujungloe-Matojeng Pangkep Rusak Parah, Warga Keluhkan Lubang Menganga Nyaris 1 Kilometer

Dalam Paket I, terdapat 13 ruas jalan yang akan dikerjakan secara bertahap.

Tahap awal dimulai dari Jalan Hertasning, kemudian berlanjut ke Jalan Aroepala.

Di Kabupaten Gowa, ruas yang masuk dalam paket ini antara lain Jalan Tun Abdul Razak, Jalan HM Yasin Limpo, Burung-Burung-Bili-Bili, Sungguminasa-Malino, serta Malino-Batas Sinjai.

Selain itu, terdapat ruas jalan di Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bulukumba.

Muh Rosyadi menjelaskan Jalan Hertasning diprioritaskan karena memiliki Lalu Lintas Harian (LHR) tinggi.

“Itu LHR tinggi dan masih prioritas untuk ditangani terlebih dahulu. Kita utamakan yang LHR tinggi dulu,” ujarnya.

Kepala Dinas BMBK Sulsel, Andi Ihsan, mengatakan tantangan utama saat ini adalah faktor cuaca.

Sepanjang Januari hingga Februari 2026, Kota Makassar masih didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Curah hujan yang cukup tinggi dinilai belum memungkinkan pekerjaan pengaspalan dilakukan secara optimal.

“Sekarang situasinya cuaca memang belum memungkinkan untuk pengaspalan secara penuh. Kita tentu tidak ingin pekerjaan dilakukan tergesa-gesa lalu hasilnya tidak maksimal,” jelas Andi Ihsan dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Proyek ini masuk dalam skema Multi Years Contract (MYC) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025–2027, sehingga target penyelesaiannya masih cukup panjang.

Paket I memiliki nilai kontrak Rp430,7 miliar dengan total penanganan sepanjang 300,24 kilometer. Kontraktor preservasi jalan dikerjakan PT Permata Tristar Kharisma KSO.

Preservasi Paket I

Kota Makassar

Jl Hertasning → 1,80 km

Jl Aroepala → 1,80 km

Kabupaten Gowa

Jl Tun Abdul Razak → 3,68 km

Jl HM Yasin Limpo → 7,85 km

Burung-Burung–Bili-Bili → 6,95 km

Sungguminasa–Malino → 61,40 km

Malino–Batas Sinjai → 37,60 km

Kabupaten Sinjai

Batas Gowa–Tondong → 49,82 km

Botolempangan–Batubelerang–Batas Bulukumba → 24,30 km

Batas Bulukumba–Sanjai–Sinjai → 21,78 km

Kabupaten Bulukumba

Batas Sinjai–Palampang → 15,86 km

Tanete–Tanaberu → 56,88 km

Kalimporo–Sumalaya–Batas Sinjai → 10,52 km. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

 


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.