Detik-detik Advokat Ditikam Debt Collector, Korban Dikepung Tiga Oknum 'Mata Elang'
Refly Permana February 24, 2026 11:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Tiga oknum debt collector diduga menikam seorang advokat inisial BST, Senin (23/2/2026).

Peristiwa ini terjadi di Karawaci, Tangerang di gerbang perumahan tempat korban tinggal.

Perbuatan ketiga terduga pelaku terekam CCTV yang terpasang di rumah korban.

Kapolres Tangerang Selatan, Boy, membenarkan peristiwa tersebut. 

Polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. 

Baca juga: Niat Kredit Mobil Berujung Petaka, DP Melayang, Mobil Dibawa Orang, Sarwedi Diteror Debt Collector

“Anggota sudah ke lokasi dan saat ini kami sedang memeriksa beberapa saksi untuk proses penindakan dan penangkapan,” ujar Boy saat dikonfirmasi.

Kuasa hukum BST, Andri Jurnisal, menjelaskan, peristiwa bermula ketika tiga debt collector mendatangi rumah korban pukul 14.00 WIB.

Tujuan mereka adalah menarik satu unit mobil yang disebut masih menunggak pembayaran cicilan.

"Dari CCTV kita lihat mereka sudah mengintai di depan teras rumah," ujar Andri saat ditemui Kompas.com di Mapolres Tangerang Selatan, Serpong, Tangsel, Selasa (24/2/2026).

Saat itu, korban bersama istrinya, Gloriana (36), tidak berada di rumah karena tengah menjemput anak mereka. 

Sekitar pukul 15.40 WIB, korban dan keluarganya tiba di rumah. 

Tak lama terjadi adu mulut antara BST dengan para debt collector tersebut. 

"Sempat terjadi perdebatan karena korban menilai proses penarikan tidak sesuai ketentuan. Korban juga sudah menyampaikan bahwa tunggakan akan dibayarkan beberapa minggu ke depan,” kata dia.

Baca juga: Masyarakat NTT Kawal Kasus Oknum 6 Polisi Keroyok Debt Collector Hingga Tewas, Hukum Sepadan

Akan tetapi, para debt collector itu menolak alasan korban dan mengaku mereka mendapat kuasa dari perusahaan pembiayaan. 

Mobil korban pun akhirnya dibawa oleh tiga debt collector tersebut. 

Namun, karena belum mengetahui secara jelas identitas para debt collector, BST bergegas menghubungi petugas keamanan perumahan untuk menahan kendaraannya yang dibawa para pelaku di gerbang. 

BST lalu mendatangi gerbang perumahan. 

Akan tetapi, situasi kembali memanas hingga akhirnya terjadi penusukan di lokasi pada pukul 16.00 WIB. 

“Di depan gerbang itu terjadi penusukan. Korban ditusuk tiga kali,” ucap Andri. 

Setelah kejadian, para pelaku langsung melarikan diri. 

Sementara, korban dilarikan ke rumah sakit Siloam dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk menjalani operasi. 

“Saat ini korban masih dalam tahap operasi akibat luka tusuk tersebut,” kata dia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.