Amman (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk menyapa dan berbincang-bincang singkat dengan sejumlah mahasiswa Indonesia yang menyambut kedatangan Presiden RI di Kota Amman, Yordania, Selasa malam waktu setempat.
Dalam pertemuan singkat di lobi tempat Presiden Prabowo bermalam, sejumlah mahasiswa pun menyampaikan langsung harapan mereka kepada Kepala Negara.
“Kami tadi menyampaikan (kepada Bapak Presiden, red.) bahwasanya (kami) mendoakan Bapak Presiden sehat selalu, dan kami senang sekali bertemu (Presiden) di sini, di Yordania. Bertemu dengan Presiden yang mana di Indonesia sulit kami bertemu, tetapi di sini kami Alhamdulilah bisa bertemu dengan Beliau,” kata Said Muhammad Aqil, perwakilan mahasiswa Indonesia, yang ditemui selepas acara penyambutan Presiden Prabowo di Kota Amman, Yordania, Selasa malam.
Said Muhammad Aqil beserta mahasiswa lainnya, yaitu Fadhil dan Adil merupakan mahasiswa University of Jordan, kampus negeri tertua dan ternama di Yordania. Said mengambil studi bidang Fiqih dan Usluhuddin, sementara Fadhil mengambil studi jurusan Syariah.
“Ke depannya untuk Bapak Presiden, (kami berharap) kepada kami untuk mendapatkan perhatian khusus untuk para mahasiswa, diaspora yang ada di luar negeri sehingga kami semua bisa tambah semangat belajarnya dengan mendapatkan support (dukungan, red.) dari negara,” kata Said Muhammad Aqil.
Puluhan mahasiswa Indonesia di Kota Amman, yang mayoritas menimba ilmu di University of Jordan, mendatangi hotel tempat Presiden Prabowo menginap sejak Selasa sore. Sebagian besar dari mereka kompak mengenakan atasan batik, dan membawa bendera Merah Putih berukuran kecil untuk dikibar-kibarkan saat menyambut kedatangan Presiden Prabowo.

Bagi Said dan Fadhil, bendera Merah Putih yang mereka bawa menjadi simbol kebanggaan sebagai warga negara Indonesia yang saat ini berada jauh dari tanah air.
“Kami semua pegang bendera Merah Putih, kami semua adalah WNI di sini, kami bukan WNA (warga negara asing). Kami WNI, kami bangga menjadi warga negara Indonesia yang berkuliah di luar negeri, yang nanti akan kembali ke Indonesia membawa ilmu dan membawa semangat saat kembali ke tanah air,” kata Said Muhammad Aqil mewakili teman-temannya mahasiswa Indonesia di Kota Amman, Yordania.
Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas pejabat negara tiba di Kota Amman, Selasa malam, untuk melaksanakan pertemuan bilateral dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al-Hussein, pada Rabu (25/2).
Pertemuan bilateral Presiden Prabowo dan Raja Yordania itu dijadwalkan berlangsung pada Rabu siang di Istana Al Husseiniya.
Rombongan pejabat yang mendampingi Presiden Prabowo dalam lawatannya di Kota Amman pada 24-25 Februari mencakup Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Selepas merampungkan seluruh agenda lawatannya di Amman, Presiden Prabowo dijadwalkan meninggalkan Yordania pada Rabu sore.







