TRIBUNKALTIM.CO - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (25/2/2026) pagi.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 05.32.25 WIB.
BMKG mencatat pusat gempa berada di koordinat 10,19 Lintang Selatan dan 111,72 Bujur Timur, atau sekitar 233 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur.
Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer, yang tergolong sebagai gempa dangkal karena berada di kedalaman kurang dari 60 kilometer dari permukaan bumi.
BMKG juga menyampaikan disclaimer bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelengkapan data yang masuk dan dianalisis lebih lanjut.
#Gempa Mag:3.6, 25-Feb-2026 05:32:25WIB, Lok:10.19LS, 111.72BT (233 km Tenggara PACITAN-JATIM), Kedlmn:10 Km #BMKG Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
BMKG menyediakan beberapa sumber resmi untuk memantau gempa bumi secara cepat dan langsung:
1. Gempa Bumi Real-time BMKG – Menampilkan daftar gempa terbaru termasuk waktu kejadian, magnitudo, kedalaman, dan lokasi.
2. Halaman Gempa Bumi Terkini BMKG – Informasi gempa bumi terbaru yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
3. InaTEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System) – Situs inti untuk informasi gempa signifikan dan potensi tsunami, termasuk katalog kejadian penting.
4. Aplikasi Resmi Info BMKG – Aplikasi mobile untuk Android dan iOS yang menyediakan informasi gempa bumi real-time, prakiraan cuaca, kualitas udara, serta potensi tsunami.
Berikut langkah mudah untuk cek gempa terkini:
1. Buka situs utama BMKG: https://www.bmkg.go.id/
2. Pilih menu “Gempabumi & Tsunami”.
3. Klik “Gempabumi Terkini” atau “Real-time” untuk melihat daftar gempa terbaru.
4. Informasi gempa muncul lengkap dengan data magnitudo, lokasi, dan waktu kejadian.
Dengan aplikasi Info BMKG, Anda juga dapat menyalakan notifikasi gempa di ponsel, sehingga mendapat peringatan dini ketika kejadian terjadi.
BMKG mengoperasikan jaringan seismograf luas dan sistem peringatan dini gempa serta tsunami untuk memberi informasi cepat dan akurat kepada publik.
Dalam sistem InaTEWS, informasi gempa dan potensi tsunami dapat terbit hanya dalam beberapa menit setelah gempa terjadi, dengan parameter seperti:
Info ini sangat penting untuk langkah keselamatan. ([BMKG Content][8])
Baca juga: Barusan! Info BMKG Gempa Lombok Hari Ini dan Pusat Gempa Terkini 2 Menit yang Lalu, Tips Keselamatan
Berikut langkah keselamatan yang disarankan jika terjadi gempa:
Sebelum Gempa
Saat Gempa
Setelah Gempa