Mengejar Amalan Malam Hari di Bulan Ramadan dengan Salat Tahajud, Waktu Terbaik Berdoa
Desi Triana Aswan February 26, 2026 02:41 AM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Mengejar amalan kebaikan di malam hari saat bulan suci Ramadan. 

Tentu saja, sebagai umat Muslim banyak cara untuk bisa mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya di bulan penuh berkah ini. 

Salah satunya adalah melaksanakan salat Sunnah. Misalnya dengan salat Tahajud. 

Salat Tahajud umumnya dilakukan pada sepertiga malam akhir atau setengah malam akhir dengan minimal dua rakaat.

Pada bulan Ramadan saat Anda terbangun sahur, sebaiknya melakukan amalan ini. 

Karena diyakin bahwa saat seseorang melaksanakan Tahajud menjadi waktu mustajab untuk berdoa. 

Untuk pengerjaan salat ini, sama dengan salat pada umumnya. 

Hanya saja membedakan yakni jumlah rakaatnya. 

Baca juga: Pahala Salat Tahajud di Bulan Suci Ramadan, Pembuka Pintu Surga, Kunci Sedekah Rahasia dari Allah

Umat Islam salat Tahajud minimal dua rakaat dan sebanyak-banyaknya tidak terbatas.

Sehingga bisa dilakukan semampu Anda. 

Kapan waktu terbaik melaksanakan salat Tahajud atau salat malam ini? 

Dikutip dari Serambinews.com, waktu sholat Tahajud sejak setelah sholat Isya hingga terbit fajar.

Di momen tersebut umat Muslim bisa memilih kapan akan melaksanakan salat. 

Dari penjelasan Ustaz Abdul Somad, waktu sholat Tahajud terbagi menjadi tiga, sesuai keutamaannya.

Ia lantas membagikan terkait waktu utama atau terbaik melaksanakan shalat Tahajud.

Hal tersebut disampaikan Ustaz Abdul Somad di kanal YouTube Media Dakwah Hikmah TV. 

Ia menjabarkan terkai pembagian waktu salat Tahajud.

"Menghitung malam itu mulai dari tenggelamnya matahari, kira-kira di Bandung jam 6 sampai terbitnya matahari 12 jam," ujar Ustaz Abdul Somad.

"Maka dihitung dengan membagi 3 jam, 12 dibagi 3 maka sepertiga malam itu lebih kurangnya jam 1 jam 2, itulah waktu utama dari sholat tahajud," jrelas Ustaz Abdul Somad.

Mengenai shalat Tahajud yang di luar jam yang sudah disebutkan, maka tentu waktunya berbeda.

"Misal jam 04.20 tetap sholat tahajud namun beda mana waktu baik dan waktu afdol," beber Ustaz Abdul Somad.

"Waktu baik dikerjakan diluar waktu afdol atau sepertiga malam seperti jam 1 dan jam 2.

Jadi jam 4 itu baik," lanjut Ustaz Abdul Somad.

Baca juga: Waktu Terbaik Melaksanakan Salat Tahajud di Sepertiga Malam, Ini Tata Cara dan Keutamaannya

Keutamaan Salat Tahajud

Salat tahajud memberikan keutamaan besar, yaitu doa yang dikabulkan dan dosa yang dihapuskan. 

Seorang Muslim bisa melakukan salat Tahajud pada waktu terbaik, yaitu sepertiga malam terakhir. 

Dengan rajin menunaikan ibadah salat tahajud selama bulan Ramadan, umat Muslim juga bisa semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Tak hanya itu, Anda bisa memohon segala doa-doa kebaikan. 

Sehingga menghindari penyakit serta mencegah dari segala dosa.

Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud

Salah satu bacaan doa yang paling sering diucapkan saat salat adalah sebagai berikut: 

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa aatina fid-dun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa adzaaban-naar.

Artinya:

"Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka." (QS. Al-Baqarah : 201).

Inilah Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tahajud

Namun, adapula sejumlah dzikir yang dibaca sebelum membaca doa di atas. 

Setelah shalat tajahud ada amalan lain yang dianjurkan untuk dikerjakan. Amalan tersebut adalah zikir dan berdoa.

Berikut ini Dzikir dan Doa Setelah Sholat Tahajud:

1. Dzikir

Selesai salam shalat tajahud, disunahkan membaca wirid, tasbih, tahmid, takbir, sholawat, istigfar.

Mengingat segala kebaikan Allah SWT melalui serangkaian zikir. Setidaknya 100 kali.

Tasbih: Subhanallah (سبحان الله), artinya Maha Suci Allah.

Tahmid: Alhamdulillah (الحمد لله), artinya Segala Puji Bagi Allah.

Takbir: Allahu Akbar (الله أكبر), artinya Allah Maha Besar.

Istighfar pendek: Astaghfirullah, artinya, aku mohon ampun kepada Allah.

Dapat ditambahkan dengan sayyidul istighfar, yang kerap dilantunkan oleh Rasulullah SAW, seperti yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

"Allahumma Anta Rabbi, la ilaha illa Anta khalaqtani, wa ana 'abduka, wa ana ala ahdika wawa'dika mastatha'tu, audzubka min syarrima shana'tu, abu'u laka bini'matika alayya wa abu'u laka bi dzanbi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudzunuba illa Anta."

Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu."

2. Doa

Apabila Anda mengerjakan sholat tahajud pada sepertiga malam yang pertama dan kedua.

Kemudian pergilah berbaring kembali tidur, sambil membaca ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.

Sedangkan jika ditunaikan di sepertiga malam yang ketiga, sambil menunggu adzan Subuh berkumandang. Perbanyaklah zikir dan ber doa menyampaikan segalanya pada Allah.

Curahkanlah segala kepenatan dan keinginan yang diharapkan.

Berikut ini Doa Setelah Sholat Tahajud:

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqâ’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ‘atu haq.

Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.

Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah."

(*)

(Serambinews.com) (TribunnewsSultra.com/Desi Triana)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.