TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Kawasan Pecinan terletak di sebelah Barat Alun-alun Jepara 1 menjadi pusat masyarakat Tionghoa di Kabupaten Jepara.
Di kawasan tersebut bediri Kelenteng Hok Tek Tong sebagai tempat ibadah umat Tionghoa.
Meski kelenteng tersebut relatif kecil dibandingkan dengan Kelenteng Hok Tek Bio dan Klenteng Hian Thiang Siang Tee di wilayah Welahan, namun jadi pusat kawasan Pecinan berada di pusat kota.
Setiap perayaan Imlek, kawasan Pecinan Jepara dihiasi lampu lampion berbagai ukuran. Kawasan tersebut menjadi hidup dan lebih berwarna sebagai destinasi baru yang menarik.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo menuturkan, masyarakat di kawasan Pecinan Kota Jepara diminta untuk mempercantik kawasan tersebut sebagai destinasi yang menarik.
Dengan sentuhan dan polesan klasik khas maayarakat Tionghoa, kawasan Pecinan kelak bisa menjadi jujukan destinasi bagi masyarakat secara umum. Khususnya wisatawan urban.
Sebagai kepala daerah, Witiarso mendukung penuh upaya pengembangan kawasan Pecinan Jepara. Di antara kegiatan yang digelar untuk menyemarakkan kawasan Pecinan adalah festival imlek.
Festival imlek tahun ini dinilai cukup meriah dengan melaksanakan karnaval barongsai dan pentas liong.
"Kepada masyarakat sekitar Pecinan, mari bersama-sama mempercantik kawasan masing-masing agar menjadi destinasi wisata urban yang menarik. Sekaligus mendorong UMKM kuliner agar semakin tertata dan berkembang," terangnya usai membuka Festival Imlek 2026, Rabu (25/02/2026).
Menurut Wiwit, digelarnya Festival Imlek ini memastikan bahwa masyarakat Jepara saat ini merupakan bentuk simbol masyarakat Jepara saling menghargai dalam toleransi. (Saiful Ma'sum)