TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong Yuli Kirihio memastikan biaya sewa perahu bagi guru di Pulau Ram dan Pulau Sop segera dicairkan.
“Proses ini sebenarnya sudah berjalan tahun lalu, namun karena tahapan administrasi, pencairan belum bisa tepat waktu,” ujar Yuli, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kota Sorong Senin 23 Februari 2026 / 5 Ramadan 1447 H, Bacaan Niat
Ia bilang, keterlambatan terjadi karena anggaran harus diverifikasi dan dihitung ulang agar sesuai ketentuan.
Total anggaran transportasi guru kepulauan tersebut mencapai Rp90 juta per tahun untuk sewa dua unit perahu antar-jemput.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Senin 23 Februari 2026, Hujan Merata PBD, Kota Sorong Sedia Payung
Menurut Yuli, sebelumnya pemerintah pusat sempat memberikan bantuan perahu cepat (speed boat).
Kondisi perahu tersebut kini sudah tidak layak pakai dan kapasitasnya terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung jumlah guru yang bertugas.
“Biaya perbaikannya cukup besar. Karena itu, kami mengambil kebijakan menyewa perahu sebagai solusi sementara,” jelasnya.
Yuli menegaskan, para guru tetap diminta menjalankan tugas seperti biasa, meski pembayaran transportasi mengalami keterlambatan.
Ia menyebut, keterlambatan serupa juga pernah terjadi pada tahun sebelumnya, namun seluruh kewajiban akhirnya dapat diselesaikan.
“Kami mohon maaf atas keterlambatan ini. Dalam waktu dekat kami upayakan pembayaran dapat terselesaikan sehingga proses belajar mengajar tidak terganggu,” katanya.
Baca juga: Ratusan Polisi Disebar ke 19 Masjid se-Kota Sorong selama Ramadan 1447 H
Dinas pendidikan terus berkoordinasi dengan pihak terkait demi solusi jangka panjang pembiayaan transportasi guru kepulauan, guna menjamin pelayanan pendidikan yang optimal dan berkelanjutan. (tribunsorong.com/ismail saleh)