Kecelakaan Maut di Cirebon, Pemotor Nekat Terbos Lampu Merah, Berujung Tewas Ditabrak Bus Karyawan
Seli Andina Miranti February 26, 2026 11:29 AM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Terobos lampu merah di pagi hari, seorang pemotor berusia 22 tahun meregang nyawa usai menabrak bus karyawan di jalur ramai Losari–Cirebon.

Kecelakaan maut tersebut tepatnya terjadi di jalan pantura, dari arah Losari menuju Cirebon, tak jauh dari akses Gate Tol Kanci menuju jalur arteri utama, di Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kasat Lantas Polresta Cirebon AKP Yudha Satyo Rahardjo menjelaskan, insiden bermula saat sepeda motor Yamaha tanpa TNKB melaju dari arah akses Tol Kanci.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil di Buahbatu Bandung, Satu Pengemudi Diduga Microsleep

“Pada saat kejadian, kendaraan sepeda motor Yamaha tanpa TNKB melaju di jalan akses Tol dari arah Gate Tol Kanci menuju ke arah jalur utama (arteri) dengan menerobos lampu merah,” ujar Yudha dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/2/2026).

Di saat bersamaan, sebuah bus karyawan bernomor polisi E 7209 AA melaju dari arah Losari menuju Cirebon. Tabrakan pun tak terhindarkan.

“Sepeda motor tersebut menabrak bagian samping kiri kendaraan bus karyawan yang melaju dari arah Losari menuju Cirebon, yang mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia dan dibawa ke RSD Gunung Jati Cirebon. Kedua kendaraan mengalami kerusakan,” ucapnya.

Korban diketahui berinisial MS (22), warga Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Saat kejadian, korban tidak menggunakan helm dan tidak memiliki SIM.

Sementara pengemudi bus, Sdr N (53), warga Desa Suci, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, dilaporkan selamat.

Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSD Gunung Jati Cirebon untuk penanganan lebih lanjut.

Detik-detik Evakuasi Terekam Video

Peristiwa memilukan ini juga terekam dalam video berdurasi sembilan detik yang beredar luas.

Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah warga bersama seorang anggota polisi berseragam mengevakuasi korban dari tengah jalan.

Tubuh korban diangkat perlahan dari aspal menuju mobil patroli polisi jenis double cabin bertuliskan 'Polisi'.

Di titik korban tergeletak, tampak bercak darah cukup banyak di permukaan jalan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Sopir Truk Jadi Tersangka dalam Kecelakaan Maut yang Tewaskan 3 Orang di Karawang

Sepeda motor bebek berwarna kuning-hitam yang diduga dikendarai korban terlihat tergeletak tak jauh dari lokasi benturan.

Arus lalu lintas di persimpangan tersebut tampak tersendat namun tetap bergerak

Truk besar, bus antarkota, hingga mobil pikap melintas perlahan di tengah suasana tegang.

Di latar belakang, terlihat papan penunjuk arah menuju Semarang dan Jakarta lewat jalan tol.

Situasi evakuasi berlangsung cepat di tengah padatnya kendaraan dan kondisi cuaca yang berawan.

AKP Yudha kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi rambu lalu lintas, tidak menerobos lampu merah, serta melengkapi surat-surat kendaraan dan menggunakan helm demi keselamatan,” jelas dia.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kelalaian dalam hitungan detik di jalan raya bisa berujung kehilangan nyawa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.