Grid.ID - Pasangan suami istri Melaney Ricardo dan Tyson Lynch membagikan cara mereka menjaga anak-anak di tengah kekhawatiran soal lingkungan dan pergaulan. Mereka menilai tantangan orang tua saat ini semakin besar, terutama ketika anak mulai memasuki usia remaja.
Keduanya sepakat bahwa fondasi terpenting dalam hubungan orang tua dan anak adalah komunikasi. Hal ini dianggap menjadi kunci agar anak tetap terbuka dalam berbagai situasi.
"Ya menurut saya harus komunikasi. Komunikasi untuk hal sesuatu yang baik atau sedang bingung (sulit), yang penting komunikasi," ujar Tyson saat berada di kawasan Margonda, Depok pada Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan bahwa komunikasi juga penting karena perkembangan teknologi membuat anak mudah terhubung dengan siapa saja. Menurutnya, orang tua perlu sadar bahwa dunia anak sekarang jauh lebih luas dibanding dulu.
"Dan ada beberapa sosial media atau beberapa caranya untuk bisa hubungan sama siapapun dari bukan Indonesia, Australia atau Amerika, apapun jadi harus komunikasi," katanya.
Melaney juga menekankan pentingnya kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Ia percaya hubungan yang hangat membuat anak merasa aman untuk bercerita.
"Yang penting sama anak-anak tuh dekat ya, apalagi Chloe kan sudah mulai teenager, sudah mulai ABG. Supaya kalau dia punya crush, sekarang sebutnya bukan gebetan, crush, bisa cerita" jelas Melaney.
Ibu dua anak ini mengatakan kedekatan itu sangat membantu ketika anak menghadapi masalah. Dengan begitu, orang tua bisa mengetahui kondisi anak lebih cepat.
"Mereka punya pergaulan atau masalah di sekolah, ada bullying mungkin di sekolah ataupun di sosial media, mereka akan selalu bisa cerita sama orang tuanya," tuturnya
Melaney juga mengungkapkan bahwa putrinya termasuk anak yang cukup terbuka. Meski demikian, ia memahami bahwa setiap anak tetap memiliki ruang privasi.
"Chloe ini memang terbuka sama aku, tapi tentu pasti mereka ada hal-hal yang di-keep untuk diri sendiri dan aku mengerti itu," katanya.
Ia merasa bersyukur karena sang anak masih sering berbagi cerita keseharian. Hal tersebut membuatnya merasa lebih dekat sekaligus lebih tenang sebagai orang tua.
"Cuma sebagian besar dia naksir siapa, dia hari ini seperti apa, dia pasti cerita terutama ke aku ya dan ke bapaknya, tapi paling dekat pasti ke ibunya," ungkapnya.
Dalam hal percintaan remaja, pasangan ini menerapkan aturan yang tegas namun tetap realistis. Mereka ingin anak memahami batasan tanpa merasa dikekang.
"Sekarang pacaran belum boleh, tapi kalau naksir-naksiran mereka cerita. Cuma kalau pacaran in relationship ke mana-mana berdua, belumlah, masih 14 tahun," pungkasnya.