BI Edukasi Warga Pakai QRIS di Pasar Murah Ramadan Pemkot Bandar Lampung
Robertus Didik Budiawan Cahyono February 26, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Bank Indonesia (BI) bersinergi dengan Pemkot Bandar Lampung dalam gelaran pasar murah Ramadan serentak di 20 kecamatan Kota Tapis Berseri.

Asisten Analis Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Anas Ikhsanudin mengungkap pentingnya sinergi antara BI dan Pemkot Bandar Lampung di acara pasar murah.

Yakni dalam rangka mendorong digitalisasi transaksi, khususnya melalui program QRIS (Quick Respons Code Indonesian Standard).

Sehingga, kata dia, pasar murah Ramadan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. 

Tetapi, juga untuk mengedukasi warga agar lebih terbiasa menggunakan transaksi non-tunai/QRIS dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Warga Disarankan Bawa Uang Pas ke Pasar Murah Ramadan Pemkot Bandar Lampung

"QRIS bukan hanya untuk mempermudah transaksi, tapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Kami ingin masyarakat lebih mengenal dan menggunakan sistem pembayaran digital ini," ujar Anas.

Ditambahkan Anas, keterlibatan Bank Indonesia dalam operasi pasar untuk memasyarakatkan QRIS di seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari tingkat perbankan hingga cabang-cabang di seluruh Indonesia.

Pembelian pakai transaksi non tunai di pasar murah Ramadan itu seperti pada minyak goreng. Penggunaan QRIS dalam pembelian minyak goreng, memberi kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan kemudahan transaksi digital.

Bank Indonesia berkomitmen mendampingi pasar murah Ramadan Pemkot Bandar Lampung hingga tahap ketiga. Tujuannya untuk mempermudah masyarakat dalam beradaptasi dengan ekosistem digital dalam transaksi jual-beli. 

Salah seorang warga, Dina (35), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah. "Ini sangat membantu kami, apalagi harga bahan pokok sekarang cukup tinggi. Dengan adanya pasar murah dan pembelian pakai QRIS, saya bisa lebih mudah dan cepat belanja," ujar Dina.

Pasar murah Ramadan ini menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dan lembaga keuangan seperti Bank Indonesia bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program yang inovatif dan berbasis teknologi.

(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.