Tangis Dodi Reza Alex Noerdin Pecah di Pelukan Syahrial Oesman dan Ratu Dewa, 'Maafkan Papa Yo'
Odi Aria February 26, 2026 05:27 PM

SRIPOKU.COM - Kedatangan jenazah Alex Noerdin di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Kamis (26/2/2026), disambut sejumlah tokoh daerah.

Tampak hadir mantan Gubernur Sumatera Selatan Syahrial Oesman serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang telah menantikan kedatangan jenazah di bandara.

Dikutip dari akun Instagram @Palembangterkini.official, setibanya di Palembang, Dodi Reza Alex Noerdin langsung menghampiri dan memeluk Syahrial Oesman.

Dalam video berdurasi singkat yang beredar, Dodi tampak tak kuasa menahan kesedihan hingga tangisnya pecah saat berada dalam pelukan tersebut.

Tak lama kemudian, Dodi juga memeluk Ratu Dewa. Dalam suasana penuh duka itu, terdengar percakapan singkat yang menyentuh.

"Dodi sabar-sabar yo, sabar-sabar," ujar Ratu Dewa.

"Iyo, maafkan papa yo."jawab Dodi Reza lirih.

Baca juga: Penampakan Liang Lahat Alex Noerdin di TPU Kebun Bunga Palembang, Dikebumikan Usai Salat Dzuhur

Jenazah Tiba di Rumah Duka

Sebelumnya, jenazah tiba di rumah duka di Jalan Merdeka sekitar pukul 08.50 WIB. Kedatangan almarhum disambut ratusan pelayat yang telah menunggu sejak pagi hari.

Dalam tayangan langsung Facebook Sriwijaya Post, suasana haru begitu terasa ketika peti jenazah tiba di depan rumah. Ribuan pelayat memadati halaman hingga pintu masuk rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir.

Sejumlah pelayat bahu-membahu mengangkat peti jenazah menuju ke dalam rumah, sementara aparat keamanan membantu mengawal dan mengatur kerumunan agar proses berjalan lancar.

Jenazah kemudian disemayamkan sebelum dimakamkan di TPU Kebun Bunga usai salat zuhur. Raut kesedihan dan rasa kehilangan tampak jelas dari para pelayat yang hadir mengiringi kepergian almarhum menuju peristirahatan terakhirnya.

Diterbangkan dari Jakarta Pagi Tadi

Sebelumnya jenazah almarhum Alex Noerdin tiba di Bandara SMB II Palembang, Kamis (26/2/2026) pagi.

Berangkat dari bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta pukul 07.00 WIB, jenazah Almarhum Alex Noerdin tiba di Bandara SMB II Palembang sekitar pukul 08.25 WIB.

Setibanya di Bandara SMB II Palembang, jenazah Alex Noerdin selanjutnya dimasukkan ke dalam mobil ambulans untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka di Jalan Merdeka Palembang.

Tampak sejumlah keluarga dan para kerabat yang datang langsung menyambut jenazah Alex Noerdin dan langsung mengiringi mobil ambulans menuju rumah duka.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dijadwalkan akan melepas secara langsung jenazah mantan Gubernur Sumsel dua periode, H. Alex Noerdin pada hari ini.

Prosesi pelepasan jenazah tersebut rencananya akan dilaksanakan pada pukul 09.30 WIB sebelum almarhum dihantarkan ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Kebun Bunga, Palembang.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Musni Wijaya, mengonfirmasi bahwa dirinya telah mendapatkan penugasan khusus dari Gubernur untuk mempersiapkan seluruh rangkaian prosesi pemakaman tokoh pembangunan tersebut.

“Rencananya, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru akan melepas secara langsung jenazah Alex Noerdin pada pukul 09.30 WIB sebelum dimakamkan di TPU Kebun Bunga,” ujar Musni, Rabu (25/2/2026).

Ia menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya almarhum. 

“Kami turut berduka cita. Bagi kami, Pak Alex bukan hanya pimpinan, tetapi sudah kami anggap sebagai orang tua. Kami merasa sangat kehilangan atas semua yang telah beliau berikan, termasuk pembelajaran dalam pekerjaan yang begitu banyak,” kata Musni.

Herman Deru mengajak masyarakat Sumsel untuk mendoakan almarhum Alex Noerdin agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Ia pun memastikan akan hadir dalam pelepasan tersebut. 

“Atas nama pribadi, atas nama Pemerintah Provinsi Sumsel, rekan-rekan Forkopimda, seluruh jajaran, serta masyarakat Sumsel kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya orang tua kita, kakak kita, Haji Alex Noerdin, yang begitu banyak jasanya terhadap pembangunan di provinsi dan daerah kita ini,” kata Deru.

Ia juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

"Di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala, kita semua setara. Tidak ada kasta di antara kita dalam menjalankan ibadah ini. Kebersamaan inilah yang menjadi modal utama pembangunan Sumsel,” katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.