Wani dan Ngeyel Skuad Muda Persebaya di Laga vs PSM: Energi Baru Bajol Ijo
Wiwit Purwanto February 26, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Kemenangan Persebaya Surabaya atas PSM Makassar pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang keberanian pemain muda yang tampil penuh determinasi di tengah absensi sejumlah pilar utama.

Absennya striker murni membuat pelatih Bernardo Tavares menurunkan kombinasi pemain muda dan senior. 

Nama-nama seperti Sadida Nugraha, Alfan Suaib, Mikael Tata, dan Aleandro Alan Maulana mendapat kesempatan berharga untuk menunjukkan kualitas mereka.

Peran Skuad Muda Persebaya 

  • Sadida Nugraha - Tampil sebagai gelandang bertahan, menjaga transisi permainan Persebaya. Ia menjadi salah satu pemain yang paling banyak melakukan intersep sepanjang laga, menunjukkan kedisiplinan dalam menjaga keseimbangan tim.
  • Alfan Suaib - Dipercaya sebagai ujung tombak. Meski bukan striker murni, ia berusaha keras membuka ruang bagi Gali Freitas dan Bruno Moreira. Perannya penting dalam menjaga intensitas serangan Bajol Ijo.
  • Mikael Tata - Masuk di babak kedua dan sempat menciptakan peluang menit ke-73, meski tendangannya terlalu lemah. Namun, momen itu menunjukkan keberanian pemain muda mengambil risiko di laga besar.
  • Aleandro Alan Maulana - Gelandang berusia 18 tahun, tampil di menit ke-90 menggantikan Francisco Rivera. Meski hanya bermain sebentar, debutnya menjadi simbol regenerasi Persebaya. Tavares menilai kehadiran Alan sebagai investasi masa depan tim.

Selain pemain muda ini, Kiper muda Ernando Ari juga menjadi sorotan. Ia tampil gemilang menghalau serangan PSM, menjaga gawang tetap clean sheet. 

Baca juga: Update Klasemen Liga 1: Persebaya Surabaya Mantap di Posisi Lima Usai Kalahkan PSM

Penampilannya menegaskan bahwa Persebaya memiliki benteng masa depan yang tangguh.

Statistik pertandingan menunjukkan Persebaya melepaskan 20 tembakan dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Akurasi tembakan mencapai 32 persen. 

Meski penguasaan bola hanya 41 persen, Bajol Ijo tetap lebih efektif dalam menciptakan peluang.

Persebaya mencatat 213 umpan sukses dan 67 umpan gagal. Angka ini menunjukkan dominasi PSM dalam penguasaan bola, namun Persebaya lebih agresif dalam menyerang.

Tim juga mencatat 12 tekel sukses, 5 tendangan sudut, dan tidak sekali pun terjebak offside. Disiplin permainan menjadi salah satu faktor kemenangan.

Dari sisi kedisiplinan, Persebaya hanya mendapat 2 kartu kuning, tanpa kartu merah. Hal ini menunjukkan kontrol emosi yang lebih baik dibanding laga sebelumnya.

Bernardo Tavares menegaskan bahwa kesempatan ini adalah bagian dari proses pembentukan mental. “Saya suka sikap para pemain muda. Mereka berani mengambil tanggung jawab,” ujarnya.

Hasil Persebaya vs PSM

Gol tunggal Gali Freitas menit ke-27 memastikan Persebaya meraih kemenangan penting. Babak pertama berjalan dengan dominasi Bajol Ijo, sementara babak kedua berlangsung dengan tempo sedang.

PSM mencoba menekan, namun Persebaya tetap solid. Rotasi pemain dilakukan dengan memasukkan Pedro Matos, Mikael Tata, Gustavo Fernandes, dan Aleandro Alan Maulana.

Kiper Ernando Ari tampil gemilang menjaga gawang tetap clean sheet. Ia menjadi benteng terakhir yang membuat Persebaya aman dari kebobolan.

Bernardo Tavares menegaskan kemenangan ini penting untuk kepercayaan diri tim. “Kemenanganlah yang membuat para pemain bahagia dan percaya diri,” katanya.

Ia juga berterima kasih kepada Bonek dan Bonita. “Suasananya fantastis dan sangat membantu para pemain,” ujarnya.

Gali Freitas menambahkan, “Kami bersyukur atas tiga poin ini. Ke depannya, kami harus memperbaiki kesalahan di lapangan.”

PSM harus menerima kenyataan pahit dengan tiga kekalahan beruntun. Pelatih Tomas Trucha mengaku frustrasi, menilai timnya menyia-nyiakan waktu di lapangan.

“Kita tidak menunjukkan energi, tidak ada lari diperlihatkan. Kita pulang dengan tangan kosong,” kata Trucha.

Meski demikian, ia tetap optimis. “Saya bisa melihat tim yang saya latih sekarang bisa berkompetisi dengan tim mana pun yang ada di liga ini,” ujarnya.

Komentar ini menunjukkan kontras antara Persebaya yang bangkit dengan energi baru dan PSM yang masih mencari jalan keluar dari krisis.

Momentum kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persebaya jelang laga kontra Persib Bandung.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.