TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelatih Madura United, Carlos Pereira, menegaskan timnya datang ke Bandung dengan nyali besar.
Meski menyadari tekanan berat tengah menghimpit Laskar Sape Kerrab, Pereira memastikan anak asuhnya siap memberikan perlawanan sengit kontra Persib Bandung di Stadion GBLA, Kamis (26/2/2026).
Kepada Tribun Jabar, Pereira mengakui bahwa situasi Madura United saat ini sedang tidak nyaman menyusul rentetan hasil minor.
Namun, laga melawan pemuncak klasemen dianggap sebagai momentum tepat untuk bangkit.
"Kami memahami tanggung jawab yang ada. Tekanan memang besar dan situasi ini tidak nyaman, tetapi kami harus mulai meraih poin. Kami akan berusaha melakukannya besok saat menghadapi Persib," ujar Pereira, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: Persib Bandung vs Madura United: Tanpa Bojan Hodak dan Thom Haye, Puncak Klasemen Maung Terancam?
Terkait absennya pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, di pinggir lapangan karena akumulasi kartu, Pereira tidak menganggap hal itu sebagai keuntungan besar bagi timnya.
Menurutnya, skuat Maung Bandung sudah memiliki sistem permainan yang sangat matang.
“Para pemain Persib sudah memahami filosofi bermain mereka."
"Kehilangan pelatih di sisi lapangan mungkin berpengaruh pada pengambilan keputusan instan, tapi secara gaya main, saya yakin tidak akan banyak berubah,” tuturnya.
Madura United telah melakukan analisis mendalam terhadap kekuatan Persib.
Pereira memuji pertahanan kokoh dan serangan balik mematikan milik Maung Bandung yang membuat mereka bertakhta di puncak liga.
Namun, rasa hormat itu bukan berarti rasa takut.
"Kami menghormati Persib dan kualitas pelatih mereka, tapi kami tidak gentar. Kami menjalani pekan persiapan yang sangat baik. Target kami jelas, setidaknya membawa pulang poin ke Madura," tegas Pereira.(*)