Polisi Ungkap Motif Remaja 15 Tahun Bunuh Kakak di Kelapa Gading
Dian Anditya Mutiara February 27, 2026 10:35 AM

WARTAKOTALIVE.COM, KELAPA GADING - Satuan Reserse Perlindungan Perempuan Anak (PPA)-Penyakit Potensial Operasi (PPO) Polres Metro Jakarta Utara telah meminta keterangan A (15) usai bunuh kaka kandungnya, MAR (22).

Kasat PPA-PPO Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ni Luh Sri Arsini menjelaskan, motif pemukulan gunakan palu karena kesal lantaran kakaknya sering minta uang untuk kebutuhan kuliah.

Ni Luh menyatakan, sang ibu lebih fokus mengurus anak keduanya berinisial A karena memiliki riwayat penyakit lambung akut.

"Sedangkan terhadap kakaknya, jadi karena dalam hal ini korban ternyata mengambil kuliah di tiga tempat sekaligus, sehingga memerlukan biaya yang banyak," katanya, Kamis (26/2/2026) malam.

Baca juga: Tak Tega Lihat Ibu Diminta Uang Terus, Remaja 15 Tahun Hantam Kakak Kandung dengan Palu Hingga Tewas

"Jadi si anak itu (pelaku) agak merasa kesal terhadap kakaknya karena sering minta uang dalam jumlah yang cukup besar dan dengan cara kasar," tambahnya.

Ni Luh tidak merinci tiga kampus tempat korban menempuh pendidikan perguruan tinggi.

Ia hanya mengingat satu nama kampus tempat korban berkuliah yakni di Universitas Al Azhar.

Polwan berpangkat melati satu itu memastikan korban dalam keadaan jiwa yang stabil saat memukul korban gunakan palu.

"Anaknya termasuk anak yang baik, dia rajin salat, terkenal di sini rajin salat, pernah nyantri juga, dan itulah agamis lah gitu, taat beragama. Cuma ya anaknya agak pendiam saja," tandasnya.

Baca juga: Mahasiswa Al Azhar Tewas Dipalu Adik di Kelapa Gading, Ini Profilnya

Dipicu Konflik Keluarga

Sebelumnya, Seorang pemuda berinisial MAR harus mereyang nyawa ditangan adiknya setelah dianiaya menggunakan palu di rumahnya kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (24/2/2026) lalu.

Korban dihantam di bagian kepala oleh adiknya berinisial A (15) dan langsung tidak sadarkan diri.

Ibu korban, Nurul Arifah menjelaskan, peristiwa pemukulan itu karena masalah perceraian antara dirinya dengan sang suami.

Setelah perceraian itu, ayah dari anak-anaknya tak pernah memberikan nafkah sehingga sering keluarganya tidak lagi harmonis.

"Dia (anak-anak) ada kekesalan dengan ayahnya dan segala macam. Jadi apa ya, anak-anak itu kan kesal dengan bapaknya, apalagi 7 bulan ini diblokir HP anak kandungnya itu," ucapnya sambil menahan kesedihan, Kamis (26/2/2026) malam. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.