TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Safari Ramadan Pemerintah Kota Medan di wilayah Medan Deli tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga momentum edukasi tentang ancaman narkoba dan judi online bagi generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap melalui Staf Ahli Wali Kota Medan Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Mansursyah, saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Furqan Medan Deli, Jalan Alfaka Raya Simpang Alfaka VIII, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli.
Pemerintah mengajak masyarakat menjaga ketenteraman selama bulan suci Ramadan agar ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyuk.
Zakiyuddin menekankan pentingnya peran aparatur wilayah dan keluarga dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan, khususnya penyalahgunaan narkoba dan maraknya praktik judi online.
Menurutnya, kedua persoalan tersebut merupakan ancaman serius yang dapat merusak moral sekaligus masa depan anak-anak muda.
"Melalui Safari Ramadan ini, camat dan lurah bersama unsur Forkopimcam diharapkan aktif mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjauhi praktik judi online yang dinilai semakin mudah diakses dan berpotensi menimbulkan masalah sosial maupun ekonomi dalam keluarga," kata Zakiyuddin.
Safari Ramadan juga menjadi sarana memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat. Pemerintah Kota Medan menilai masjid memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Pemko Medan menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis kepada pengurus masjid dan masyarakat.
Bantuan yang diberikan antara lain hibah sebesar Rp50 juta untuk rehabilitasi masjid, bantuan sosial Rp10 juta beserta paket Ramadan, santunan bagi 50 anak yatim piatu, serta bantuan pemberdayaan ekonomi seperti gerobak usaha dan akta pendirian koperasi masjid.
Selain itu, diserahkan pula bantuan penunjang kegiatan masyarakat berupa 100 bibit cabai, satu set tenis meja, rak buku, serta satu paket buku yang dilengkapi barcode e-book.
Melalui kegiatan Safari Ramadan, Pemerintah Kota Medan berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan pembinaan akhlak masyarakat.
Warga pun diajak memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan ibadah, mempererat kebersamaan, serta membangun lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi mendatang.
(Dyk/Tribun-Medan.com)