Siswi Korban Dugaan Pelecehan Seksual di SLB Yogyakarta Trauma, Tak Mau Masuk Sekolah
Hari Susmayanti February 28, 2026 12:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seusai menjadi korban dugaan pelecehan seksual, seorang siswi SLB di Kota Yogyakarta kini merasakan truma.

Akibat dugaan perlakukan tak senonoh yang dilakukan oleh gurunya sendiri, kini korban yang berkebutuhan khusus itu belum siap untuk kembali masuk sekolah.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengungkapkan saat ini korban masih mengalami trauma.

Pihak kepolisian bekerjasama dengan beberapa lembaga, termasuk psikiater masih terus melakukan pendampingan terhadap korban.

"Sampai kemarin kita tanya, belum mau (sekolah). Belum mau, masih trauma," kata Riski, Sabtu (28/2/2026).

Baca juga: Kasus Pelecehan Siswi SLB di Yogyakarta Naik Penyidikan, Polisi Dalami Pengakuan Para Saksi

Dia menyampaikan, proses hukum terus berlanjut. Saat ini kasus telah naik ke tahap penyidikan.

Polisi juga telah menemukan bukti kuat serta pengakuan sejumlah saksi atas peristiwa dugaan tindak pidana pelecehan tersebut.

"Dari keterangan-keterangan kami ambil, dari pihak sekolah kami ambil. Makanya kami meyakini memang ada perbuatan pidananya di situ," tegas Riski.

Dari hasil penyidikan sementara, korban dalam kasus ini ditemukan hanya satu orang. Tetapi polisi akan melakukan pendalaman guna menemukan adanya kemungkinan korban lain.

"Sampai saat ini baru satu (korban). Memang dari hasil ini, si korban ini memang traumanya agak berat," tutup Kasatreskrim. (hda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.