- Terdeteksi sedikitnya 56 pesawat militer Amerika Serikat (AS) di landasan pacu Arab Saudi.
Disebut telah mengindikasikan persiapan untuk operasi udara jangka panjang atau intensitas patroli tinggi.
Mengutip Tribunnews pada (28/2), hal ini diungkap oleh analis citra forensik di Contested Ground, William Goodhind kepada sumber utama "Reuter".
Diketahui, berdasarkan foto satelit Planet Labs PBC tertanggal (21/2/2026) menunjukkan adanya pemandangan tidak biasa di landasan pacu pangkalan Prince Sultan Air Base (PSAB), Arab Saudi.
Lantas, Goodhind mengatakan bahwa kehadiran pesawat-pesawat tersebut biasanya mengindikasikan persiapan untuk operasi udara jangka panjang atau peningkatan intensitas patroli di wilayah udara regional.
"Kehadiran pesawat-pesawat ini biasanya mengindikasikan persiapan untuk operasi udara jangka panjang atau intensitas patroli yang tinggi di wilayah udara regional," ungkap analis citra forensik di Contested Ground, William Goodhind kepada Reuters.
Terkini, sedikitnya 56 pesawat militer terdeteksi terparkir di pangkalan tersebut, meningkat tajam dibanding bulan sebelumnya.
Armada itu didominasi pesawat pendukung tempur.
Termasuk 13 tanker Boeing KC-135 Stratotanker dan enam pesawat peringatan dini E-3 Sentry.
Lantas, situasi ini memicu spekulasi tentang kesiapan militer AS di tengah mandeknya sejumlah poin negosiasi diplomatik dengan Iran.