Akselerasi Swasembada Pangan, Kementan Gelar Tanam Padi Serentak di Sumsel
Odi Aria February 28, 2026 01:27 PM

SRIPOKU.COM- Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Kementerian Pertanian melalui Program cetak sawah rakyat menunjukkan komitmen dalam meningkatkan produksi padi dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian. 

SMK PPN Sembawa selaku penanggung jawab (PJ) Brigade Pangan di  Sumatera Selatan, menggelar aksi tanam padi serentak di Kecamatan Banyuasin l Kabupaten Banyuasin, Kamis (26/02/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memastikan ketersediaan pangan di tengah tantangan iklim global.

Kegiatan ini melibatkan Danramil Mariana, Kapoksi Penyuluh Sumsel, Katimker Penyuluh Sumsel, Katimker Penyuluh Kab Banyuasin, Kadis Merah Mata , Koordinator penyuluh Banyuasin l, Penyuluh pertanian Banyuasin I, POPT, BP,  Poktan dan Gapoktan,

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman terus mendorong seluruh elemen Kementerian Pertanian untuk bekerja luar biasa demi mengamankan stok pangan nasional. Terkait aksi di lapangan, Mentan menegaskan pentingnya kolaborasi.

"Lahan-lahan yang berpotensi, termasuk melalui skema cetak sawah rakyat (CSR), harus segera dioptimalkan, setiap jengkal tanah harus menghasilkan pangan untuk meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan nasional," ujar Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan pemanfaatan lahan CSR ini membuktikan bahwa SDM kita kreatif dalam mencari solusi perluasan area tanam. 

"SDM Pertanian termasuk generasi muda dan para penyuluh adalah kunci keberhasilan program swasembada pangan. Melalui aksi tanam serentak ini membuktikan bahwa pendampingan yang intensif dan penerapan inovasi teknologi mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan," ujar Idha. 

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian ( Kapusdiktan), Muhammad Amin memberikan apresiasi tinggi atas semangat para petani. Ia menegaskan bahwa keberhasilan cetak sawah bukan hanya soal fisik lahan melainkan juga kapasitas SDM yang mengelolanya.

"Lahan cetak sawah rakyat ini adalah bukti nyata komitmen kita untuk berdaulat secara pangan. Namun yang paling penting adalah bagaimana petani kita mengadopsi teknologi pertanian modern di lahan baru ini, dan memastikan bahwa pendampingan akan terus dilakukan agar produktivitasnya meningkat," ujar Amin

Tanam serentak ini dilaksanakan di 5 provinsi di seluruh Indonesia salah satunya di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, berlokasi di BP Tani Makmur Kecamatan Banyuasin l  Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan

Sebagai PJ BP Sumatera Selatan, Kepala SMK PPN Sembawa, Budi Santoso tidak hanya mengawasi, tetapi juga memastikan kendala- kendala yang di hadapi petani di Kecamatan Banyuasin l mendapatkan solusi mulai dari akses benih hingga optimalisasi alat mesin pertanian.

" Kegiatan tanam serentak ini diharapkan dapat memotivasi wilayah lainnya di Sumatera Selatan untuk mempercepat masa tanam, sehingga target produksi padi nasional tahun ini dapat tercapai secara maksimal, " ungkap Budi.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.