Media Vietnam Pertanyakan Integritas Pengadilan CAS Jika Menangkan Malaysia dalam Skandal Naturalisasi
Eko Isdiyanto February 28, 2026 02:33 PM

DOK.NST.COM.MY
Putusan final Pengadilan CAS dalam kasus skandal naturalisasi Timnas Malaysia diundur pekan depan.

SUPERBALL.ID - Skandal naturalisasi belum sampai babak final setelah CAS menunda pengumuman putusan final, Vietnam soroti integritas pengadilan. 

Pengadilan CAS menunda mengumunkan putusan final terkait skandal naturalisasi tujuh pemain keturunan palsu Timnas Malaysia. 

Putusan yang sedianya dijadwalkan dirilis pada Kamis (26/2/2026) ditunda hingga pekan depan, itu pun belum putusan lengkapnya.

Putusan lengkap akan dirilis menyusul putusan singkat yang lebih dulu diumumkan ke publik, optimisme ditunjukkan Malaysia. 

CEO Harimau Malaya Rob Friend meminta semua pihak yang mendukung Malaysia agar menanti putusan dengan santai. 

Seolah Rob Friend sudah mengetahui isi dari putusan final CAS, dan menurutnya putusan itu akan sangat menguntungkan bagi Malaysia. 

"Informasi terbaru, tanpa membocorkan terlalu banyak, sidang berlangsung selama 12 jam," kata Rob Friend. 

FIFA memiliki pengacara mereka, kami memiliki pengacara kami bersama FIFPRO dan para pemain."

"Dari sudut pandang di mana menurut saya kita berada saat ini, kami optimis."

"Prosesnya akan memakan waktu beberapa hari hingga seminggu, dan maksimal tiga minggu."

"Mereka tidak memberikan jadwal pasti, tetapi yang pasti ini tidak akan terjadi dalam semalam."

"Sekarang kita duduk santai, kita menunggu," pungkasnya. 

Pernyataan itu memunculkan spekulasi liar, terutama terhadap Pengadilan CAS, jika sampai memenangkan banding Malaysia

Publik Vietnam pun ikut tersengat, salah satu media lokal ternama Negeri Naga Biru mempertanyakan integritas CAS jika sampai memenangkan Malaysia. 

Menurut media lokal Vietnam ini, kasus skandal naturalisasi tak hanya soal kelayakan tujuh pemain asing yang dinaturalisasi Malaysia secara keturunan. 

Akan tetapi lebih kepada kepatuhan federasi sepak bola terhadap peraturan internasional yang mengikat dan tidak dapat diabaikan. 

"Isu ini tidak hanya berputar di sekitar tujuh individu," tulis Dantri.com.vn.

"Tetapi juga memicu perdebatan yang lebih luas tentang integritas catatan, transparansi dalam tata kelola, dan proses kelayakan pemain asing."

"Dalam konteks sepak bola modern yang semakin kompetitif, kepatuhan terhadap peraturan internasional adalah faktor penting yang tidak dapat diabaikan."

Skandal naturalisasi Timnas Malaysia tidak hanya praktik curang memalukan, tapi juga tindakan bodoh yang dilakukan secara terang-terangan. 

Mengakali celah Undang-Undang hanya untuk memenuhi ambisi pribadi, dan yang lebih menggelikan lagi Malaysia tidak mengakui kesalahan. 

Federasi pun antara tidak dapat menemukan atau tidak berani mengungkap ke publik tentang siapa pelaku dan bohir dari pemalsuan dokumen. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.