TRIBUNSUMSEL.COM -- Nuzulul Quran 2026 yang diperingati pada 17 Ramadhan 1447 H, bertepatan jatuh pada Jumat-Sabtu 6-7 Maret 2026.
Nuzulul Quran adalah salah satu peristiwa bersejarah dalam Islam.
Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW pada bulan Ramadan sebagai awal dari penyampaian risalah Islam kepada seluruh umat manusia.
1. Surah Al-Baqarah ayat 185
Surat Al-Baqarah Ayat 185
شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Artinya:
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).
Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.
Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.
“Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia…”
Ayat ini menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan.
Allah menyebutkan keutamaan bulan puasa, yaitu bulan diturunkannya al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia menuju kebenaran, di dalamnya terdapat bukti-bukti yang sangat jelas tentang petunjuk Allah dan penjelasan tentang perbedaan kebatilan dan kebenaran.
2. Surah Al-Qadr ayat 1
Surat Al-Qadr Ayat 1
إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ
Arab-Latin:
Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr
Artinya:
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.
Ini menunjukkan bahwa permulaan turunnya Al-Qur’an terjadi pada malam yang penuh kemuliaan.
Sesungguhnya Allah menurunkan al-qu’an dimalam yang mulia dan utama, yaitu salah satu malam dibulan Ramadhan.
3. Surah Ad-Dukhan ayat 3
Surat Ad-Dukhan Ayat 3
إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةٍ مُّبَٰرَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ
Arab-Latin:
Innā anzalnāhu fī lailatim mubārakatin innā kunnā munżirīn
Artinya:
Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.
Mayoritas ulama menafsirkan “malam yang diberkahi” sebagai malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan.
Dikutip dari Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah
إِنَّآ أَنزَلْنٰهُ فِى لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ (sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan)
Yakni Kami turunkan al-Qur’an agar Kami memperingatkan manusia dari kemusyrikan dan kemaksiatan.
Dan yang dimaksud dengan malam tersebut yaitu malam lailatul qadar.
4. Surah Al-‘Alaq ayat 1–5
Ayat pertama yang diterima Rasulullah SAW adalah Surat Al Alaq ayat 1-5, berikut bacaan dan artinya:
اِقۡرَاۡ بِاسۡمِ رَبِّكَ الَّذِىۡ خَلَقَۚ ١
خَلَقَ الۡاِنۡسَانَ مِنۡ عَلَقٍۚ ٢
اِقۡرَاۡ وَرَبُّكَ الۡاَكۡرَمُۙ ٣
الَّذِىۡ عَلَّمَ بِالۡقَلَمِۙ ٤
عَلَّمَ الۡاِنۡسَانَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡؕ ٥
Artinya :
1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah
3. Bacalah dan Tuhanmu Yang Maha Mulia
4. Yang mengajarkan (manusia) dengan pena
5. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahui
Ayat pertama yang turun kepada Nabi
“Iqra’ bismi rabbika alladzi khalaq…”
(Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan)
Ayat ini menjadi tanda dimulainya kerasulan Nabi Muhammad dan awal turunnya Al-Qur’an.
Hadis riwayat Aisyah binti Abu Bakar dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim menjelaskan:
Bahwa wahyu pertama turun ketika Nabi sedang beribadah di Gua Hira. Malaikat Jibril datang dan berkata, “Iqra’ (Bacalah).” Nabi menjawab, “Aku tidak bisa membaca.”
Peristiwa itu terjadi tiga kali, lalu turunlah Surah Al-‘Alaq ayat 1–5.
Hadits ini menjadi dalil kuat tentang bagaimana proses awal turunnya wahyu.
Penjelasan Ulama
Para ulama menjelaskan bahwa turunnya Al-Qur’an terjadi dalam dua tahap:
Demikian Kumpulan Dalil Alquran dan Hadits Tentang Nuzulul Quran Lengkap dengan Penjelasannya. (lis/berbagai sumber)
Baca juga: Arti Nuzulul Quran, Diperingati Setiap 17 Ramadhan, Sejarah, Makna dan Hikmah Turunnya Al Quran
Baca juga: Beda Arti Illa Biidznillah dan Insya Allah, Contoh Penggunaan Kata Keduanya dalam Keseharian
Baca juga: Doa Mohon Diringankan Hisab dan Mudah di Akhirat Kelak, Allahumma Haasibnii Hisaabay Yasiiro
Baca juga: Maksud Hadits Membaca Alquran tapi tidak Melewati Tenggorokan atau Kerongkongan, Bermakna Kiasan