TRIBUNNEWS.COM - Kabar pemain abroad Timnas Indonesia, Kevin Diks lewati jalan berliku di Bundesliga bersama Borrusia Monchengladbach pada musim 2015/2026.
Musim pertama Kevin Diks merantau ke Jerman karena sebelumnya di Denmark bersama FC Copenhagen.
Pada musim ini, Kevin Diks hampir tak pernah melewatkan kesempatan bermain, kecuali dalam kondisi tertentu. Yakni cedera dan akumulasi kartu kuning.
Total dari 23 pekan Bundesliga yang telah berlangsung, Kevin Diks tampil 20 di antaranya dengan mayoritas sebagai starter dan bermain penuh waktu hingga peluit panjang dibunyikan.
Dia juga berhasil meneruskan tren positif di level klub dengan selalu mencetak gol dari titik penalti.
Tiga kesempatan dibayar lunas dengan gol di Bundesliga.
Tapi sayang, Monchengladbach belum bisa berbuat banyak di Bundesliga.
Tim berjuluk Die Fohlen itu berada di ambang degradasi musim ini karena terpaut tiga poin dengan St Pauli di klasemen Bundesliga yang menyisakan 11 pertandingan.
Malam ini, Kevin Diks dan kolega akan menghadapi tim papan tengah, Union Berlin di Borussia-Park Stadium pada Sabtu (28/2/2026) pukul 21.30 WIB.
"Musim ini berliku-liku," buka Kevin Diks dikutip dari situs resmi klub.
"Kami tidak memulai dengan baik, lalu kami mengalami periode yang sangat kuat."
"Saat ini, hasil positif kembali mengering. Secara pribadi, ini musim yang cukup baik karena saya mendapatkan banyak menit bermain," tambahnya.
Tapi sebagai tim, Kevin Diks bersama rekannya jarang pulang dengan senyuman.
Jumlah kekalahan (11) dan hasil seri (7) musim ini lebih banyak daripada 5 kemenangan yang diraih Monchengladbach.
Tim yang dibesut oleh Eugen Polanski itu belum pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir sebelum melawan Union Berlin.
Kemenangan terakhir dirasakan pada pertengahan Januari saat menjamu Augsburg di Borussia-Park. Apakah ini akan menjadi momen Die Fohlen untuk mengakhiri tren negatif nanti malam?
"Konsistensi adalah kuncinya. Kita harus melakukan segala sesuatu dengan benar dan mengeksekusinya dengan baik, minggu demi minggu, jika kita ingin membalikkan keadaan," ungkapnya.
"Saya yakin kita bisa melakukannya, dan itu perlu terjadi secepatnya."
Tak banyak waktu lagi bagi Monchengladbach di sisa musim ini, konsistensi dari kekalahan menjadi bagian dari langkah Kevin Diks bersama rekannya untuk terhindar dari degradasi.
"Sekarang saatnya membangun kesuksesan itu lagi dan kembali memenangkan pertandingan," tegasnya.
"Kita harus lebih tanpa ampun di kedua kotak penalti, menyerang dan bertahan. Itulah yang kita fokuskan selama beberapa minggu terakhir," sambungnya,
Selain itu, yang perlu dijaga dan dikembangkan oleh skuad De Fohlen saat ini adalah komunikasi.
Komunikasi yang baik dan lancar akan memudahkan koneksi antar pemain. Tidak hanya di sesi latihan atau di luar lapangan, tetapi juga di saat pertandingan berlangsung.
"Saya berusaha memberikan segalanya dalam latihan, tetap positif, dan bertujuan untuk menjaga kekompakan tim."
"Saat ini, sangat penting bagi kami untuk tetap bersatu sebagai tim," jelasnya.


















(Tribunnews.com/Sina)