Handphone Kenek Truk Raib di Bengkel Kebakjetis Karanganyar, Aksi Pelaku Terekam CCTV
Tri Widodo February 28, 2026 06:27 PM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR- Ditinggal tidur, Handphone milik kenek truk raib di pinggir Jalan Solo-Sragen, tepatnya di Dukuh Kebakjetis, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (28/2/2026) pagi.

Meski tak dilaporkan ke Polisi, namun korban tetap berharap pelaku insyaf dan mengembalikan handphone miliknya ini. 

Pencurian ini terjadi di samping bengkel Mobil Diesel Mas Encik. 

Baca juga: Pengusaha di Karanganyar Keberatan Ikuti Imbauan Pemberian THR H-14 Lebaran, Lebih Pilih H-7

Baca juga: Identitas Pengemudi Daihatsu Ayla Penabrak HIK di Colomadu Karanganyar, Lansia Asal Solo

Encik pemilik bengkel itu mengatakan korban  yang merupakan kernet  berniat servis Bosch pump truk diesel dibengkelnya, Sabtu (28/2/2026) pagi.

"Saat itu, korban dan supir sampai di depan bengkel saya namun masih tutup, sehingga mereka beristirahat didalam truk," kata Encik.

Saat mereka tidur, kondisinya ada salah satu pintu yang terbuka dengan maksud agar udara dan oksigen tetap masuk ke dalam kabin truk .

Namun, saat korban terbangun, pukul 08.00 WIB, ia mendapati handphone miliknya hilang.

"Setelah mengetahui handphonenya hilang, akhirnya korban panik," kata dia.

Ia mengatakan, dirinya melihat korban gelisah dan menghampir korban untuk menanyakan  penyebab korban gelisah.

Setelah mengetahui, handphonenya sang kernet truk itu hilang.

"Kemudian saya membantu korban untuk bisa melihat kamera cctv di toko saya untuk mengetahui sosok pelaku pencurian itu," ungkap dia.

Tunggu Iktikad Baik Pelaku

Dia mengatakan meskipun menjadi korban pencurian, kernet truk itu tak melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

Ia mengaku memilih menggunakan jalur media sosial yaitu menaikan rekanan video aksi pencurian pelaku di media sosial

"Korban tidak mau melapor ke polisi, dan menunggu itikad baiknya pelaku mengembalikan hp milik korban," kata dia.

Dia mengaku resah dengan adannya aksi kejahatan yang didepan tokonya.

Namun ia mengaku pasrah dan menyerahkan kepada Yang Mengatur Hidup.

"Saya tak jalani santai, toh nanti orang yang curi itu tidak bikin kenyang, prinsip saya yang dicuri tidak bikin kaya, dan ini buat pengalaman saja," imbuhnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.