SURYA.CO.ID, SURABAYA - Induk olahraga domino di Jawa Timur (Jatim), Olahraga Domino Nasional (Orado) Jatim, secara resmi telah memperkuat basis organisasinya.
Kini, kepengurusan organisasi ini telah terbentuk merata di 38 kabupaten/kota di seluruh wilayah Jawa Timur.
Langkah masif ini memicu optimisme besar bahwa domino dapat segera dipertandingkan dalam ajang multievent bergengsi seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
Sekretaris Orado Jatim, Esti Nalurani, menyebut domino memiliki kekuatan sebagai olahraga rakyat yang inklusif.
“Kami sangat optimistis karena domino ini olahraga rakyat. Tidak perlu sewa lapangan atau gedung mahal untuk memulainya,” ujar Esti di sela Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Orado Jatim di Surabaya, Sabtu (28/2/2026).
Orado Jatim kini serius membangun fondasi profesional dengan menerapkan sistem Domino 101. Sistem ini memiliki aturan baku yang mengedepankan strategi dan kerja sama tim, bukan sekadar keberuntungan semata.
Beberapa poin utama pengembangan Orado Jatim meliputi:
Esti menjelaskan, bahwa pembinaan atlet dan wasit dilakukan secara paralel.
Saat ini, sebanyak 50 wasit telah mengikuti pelatihan perdana dari total seratus lebih pendaftar yang masuk dalam daftar tunggu sertifikasi berikutnya.
Selain mengejar prestasi, Orado Jatim membidik sektor industri olahraga. Ketua Harian PB Orado, Giri Bayu Kusumah, mengapresiasi kecepatan Jatim dalam membentuk kepengurusan hanya dalam waktu 1,5 bulan.
“Domino harus menjadi sport industry. Dari penyediaan sarana prasarana seperti meja khusus hingga penyelenggaraan event besar, ini bisa membuka lapangan kerja baru,” ungkap Giri.
Ia menambahkan, bahwa tren ini juga terjadi di 38 provinsi lain di Indonesia.
Untuk jangka panjang, Orado Jatim akan menggelar kejuaraan berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, Kejuaraan Daerah (Kejurda), hingga Kejuaraan Provinsi (Kejurprov). Hal ini dilakukan untuk menjaring bibit muda yang mampu berpikir logis dan memahami probabilitas melalui permainan papan ini.
Berdasarkan data Federasi Domino Internasional, domino telah lama diakui sebagai olahraga otak yang setara dengan catur di berbagai negara.
Di Indonesia, Orado berupaya menghapus stigma negatif domino yang sering dikaitkan dengan perjudian dengan menerapkan regulasi ketat dan sistem turnamen yang transparan.
Tips & Imbauan: Masyarakat yang ingin bergabung sebagai atlet atau wasit resmi disarankan untuk menghubungi Pengurus Cabang (Pengcab) Orado di masing-masing kabupaten/kota. Pastikan untuk selalu bermain di bawah naungan organisasi resmi guna memastikan permainan dilakukan secara sportif dan tanpa unsur taruhan.