Ngerinya Kecelakaan Antar Motor, Pemuda Gresik Terjatuh dan Terlindas Truk di Surabaya
Januar February 28, 2026 08:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Terungkap kronologi tewasnya pemotor Honda Vario seusai terlibat kecelakaan dengan truk kontainer di kawasan Jalan Tambak Osowilangun, Tambak Langon, Benowo, Surabaya, pada Sabtu (28/2/2026) siang.

Informasinya, Pemotor Honda Vario bernopol W-6427-LY yang meninggal dunia itu berinisial MN (27) warga Lowayu, Dukun, Gresik.

Korban MN mengalami luka parah pada bagian kepala hingga mengakibatkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan penumpang yang dibonceng MN berinisial ZTR (23) dikabarkan selamat.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Supriono menerangkan, pemotor korban semula dari arah timur ke barat di kawasan jalan tersebut sekitar pukul 12.30 WIB.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Jalan Ponorogo–Magetan, 4 Kendaraan Terlibat, Arus Sempat Macet

Setibanya di lokasi, pemotor korban terlibat kecelakaan dengan pemotor lain yang berjalan searah di depannya.

Pengendara motor itu adalah Pemotor Yamaha Nmax bernopol AG-6331-UBN yang dikemudikan WSP (39) warga Rungkut, Surabaya.

Benturan yang terjadi menyebabkan tubuh Pemotor MN terjatuh ke sisi kanan jalan.

"Pemotor Vario sesampai (diduga) tidak jaga jarak aman atau tidak hati-hati, sehingga terjadi kecelakaan dengan Motor Yamaha NMax yang berjalan searah di depannya," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com

Nahas, tubuhnya yang terjerembab di aspal jalan, langsung terlindas roda sisi kiri truk kontainer yang melaju searah di sisi kanan.

Insiden tersebut diduga tidak diketahui oleh pengemudi truk kontainer, sehingga truk tersebut tetap melaju meninggalkan lokasi.

"Lalu, MN jatuh ke kanan terlindas trailer tidak dikenal yang berjalan searah di samping kanannya dan setelah terjadi kecelakaan, truk tersebut meninggalkan TKP," katanya.

Sementara itu, Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan, Tim Medis Pemkot Surabaya, dibantu PMI dan Petugas Posko Terpadu Barat mengevakuasi jenazah korban ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya.

"Unit motor dilondisikan oleh Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, truk kontainer sendiri tidak termonitor di lokasi," ujar Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Linda Novanti, saat dihubungi TribunJatim.com

Sebelumnya, kecelakaan maut juga dialami pemotor yang diketahui berprofesi sebagai guru pendidikan anak usia dini (PAUD) berinisial MH (56) di Jalan Mastrip, Kebraon, Karang Pilang, Surabaya, pada pukul 16.45 WIB, Jumat (27/2/2026).

Korban diduga terlibat kecelakaan dengan kendaraan truk. Namun, identitas pengemudi atau ciri truknya, tidak diketahui, lantaran tetap melanjutkan perjalanan.

Jenazah korban dievakuasi oleh Tim Medis Pemkot Surabaya ke RS Siti Khodijah, Sepanjang, Taman, Sidoarjo.

Menurut AKP Supriono, pemotor korban melaju dari arah selatan menuju ke utara.

Setibanya di titik jalanan tepat depan pergudangan. Pemotor korban diduga berusaha bermanuver mendahului bodi truk tersebut.

Namun, di tengah manuver tersebut, pemotor korban diduga tidak memiliki ruang gerak yang cukup, sehingga terjadi kecelakaan dengan truk yang hendak didahuluinya.

"Motor Honda Beat sesampai di TKP hendak mendahului dari samping kanan ruang gerak tidak bebas dan ruang gerak tidak cukup sehingga terjadi kecelakaan dengan truk berjalan dari searah di sampingnya, setelah terjadi kecelakan truk nopol tidak diketahui meninggalkan TKP," ujar Supriono saat dihubungi TribunJatim.com

Sekadar diketahui, Satlantas Polrestabes Surabaya melansir data jumlah kecelakaan beserta fatalitasnya, dalam Analisa dan Evaluasi Kamtibmas Kota Surabaya Tahun 2025, pada Rabu (31/12/2025).

Bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan sepanjang tahun 2025 sejumlah 180 orang. Kemudian, korban luka berat sejumlah 12 orang.

Data tersebut menunjukkan tren penurunan fatalitas kecelakaan sekitar satu persen dibandingkan tahun 2024, yakni jumlah korban meninggal dunia 182 orang.

Namun, mengenai data kejadian kecelakaan pada sepanjang tahun 2025 cenderung meningkat dalam persentase 18 persen, dibanding setahun lalu.

Catatannya, tahun 2025 jumlah kecelakaan 1.762 kasus, sedangkan tahun 2024 sejumlah 1.488 kasus.

"Kami mengedepankan (penindakan pelanggaran melalui) E-TLE. Demikian terhadap pelanggaran lalu lintas cukup fatal kami lakukan penilangan," ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan di Mapolrestabes Surabaya, pada Rabu (31/12/2025).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.