SURYA.CO.ID, PONOROGO - Korban petasan yang meledak di rumah Minten, Dusun Cuwet, RT 02 RW 02 , Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Minggu (1/3/2026) bertambah.
Sebelumnya pihak kepolisian merilis ada 1 korban meninggal dunia dan 1 lain mengalami luka berat.
Informasi terbaru menyebut korban dalam ledakan bahan petasan ada 3 orang.
Baca juga: Breaking News : Ledakan Petasan Hebat di Plosojenar Ponorogo Renggut Nyawa Siswa SMP
“Iya, bukan 2 korban melainkan ada 3 korban. 1 meninggal dunia dan 2 mengalami luka,” ungkap Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, Minggu (1/3/2026) malam.
Jebolan Jatanras Polda Jatim menjelaskan, korban meninggal dunia berinisial R (Rifai Kurnia Putra/sebelumnya ditulis Reva). R diketahui meninggal dunia di lokasi.
“Korban meninggal dunia adalah anak pemilik rumah,” terang mantan Kasatreskrim Polres Mojokerto ini.
Korban kedua adalah berinisial A (Ahmad Fatoni/sebelumnya ditulis Toni).
Korban A merupakan warga Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo.
“ (korban A) Mengalami luka bakar 90 persen, dirawat di RSUD Harjono. Sebelumnya dilarikan ke Rumah Sakit Bantarangin,” tegas AKP Imam.
Korban ketiga berinisial H (Hindar Agusta). Merupakan warga Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jatim.
“Korban mengalami luka bakar 16 persen. Saat ini juga dirawat di RSUD Harjono,” urainya.
Baca juga: Ledakan Petasan Maut Situbondo: DPRD Jatim Desak Pengawasan Jelang Ramadan
Ledakan terjadi di rumah Minten, Duwun Cuwet, RT 02 RW 02, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jatim.
Korban meninggal dunia dalam kejadian ledakan petasan maut ini merupakan pelajar SMP .
Sementara untuk kondisi rumah Minten mengalami kerusakan nyaris 90 persen.
Pantauan SURYA.CO.ID di lokasi, genteng rumah melorot.
Selain itu, kusen pintu juga rusak total.
Banyak warga penasaran dengan suara ledakan yang ditimbulkan.