TRIBUNJATIM.COM - Memanasnya konflik antara Iran vs Israel dan Amerika Serikat membuat ruang udara sejumlah kawasan Timur Tengah ditutup.
Menanggapi hal itu, operasional penerbangan internasional di Bandara Internasional Juanda dipastikan tetap berjalan normal.
Jadwal penerbangan umrah juga sesuai jadwal.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menegaskan bahwa hingga 1 Maret 2026 tidak ada dampak operasional terhadap penerbangan dari dan menuju Juanda, termasuk penerbangan umrah.
Baca juga: Bupati Trenggalek Umrah saat Konflik Timur Tengah Memanas, Warga Panjatkan Doa Keselamatan
“Sehubungan dengan perkembangan situasi penutupan ruang udara di beberapa kawasan Timur Tengah, kami memastikan bahwa operasional penerbangan internasional, khususnya penerbangan umrah dari Bandara Internasional Juanda, tetap berada dalam status normal operation,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, pihak bandara terus melakukan koordinasi dan pemantauan secara berkelanjutan bersama otoritas terkait, termasuk pengelola navigasi penerbangan dan maskapai.
Hasil pemantauan menunjukkan belum terdapat gangguan jadwal maupun pembatalan penerbangan akibat kondisi tersebut.
Manajemen bandara juga memastikan seluruh prosedur keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Koordinasi intensif dilakukan bersama Lanudal Juanda, Otoritas Bandara, maskapai penerbangan, serta instansi terkait lainnya.
Langkah ini dilakukan guna menjamin seluruh operasional penerbangan internasional berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan standar keselamatan penerbangan internasional yang berlaku.
Khusus untuk penerbangan umrah yang menjadi salah satu rute internasional favorit dari Juanda, penumpang diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Hingga saat ini, jadwal keberangkatan maupun kedatangan masih berjalan sesuai rencana.
Pihak bandara juga mengimbau calon penumpang untuk secara aktif memantau perkembangan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing.
Informasi resmi juga dapat diakses melalui contact center 172 serta kanal komunikasi resmi Bandara Internasional Juanda.
Dengan status operasional yang tetap normal, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap keberangkatan penerbangan internasional dari Surabaya. Manajemen bandara menegaskan akan terus memantau situasi global dan siap mengambil langkah antisipatif apabila diperlukan.
“Bandara Internasional Juanda berkomitmen menjaga kepercayaan publik dengan memastikan pelayanan tetap optimal di tengah dinamika situasi global yang berkembang,” tutupnya.