TRIBUNBEKASI.COM, MAKKAH- Meisya Siregar dan sang suami, Bebi Romeo tertahan di Makkah akibat serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran.
Akibat serangan itu, sejumlah penerbangan dibatalkan akibat situasi di Timur Tengah yang sedang memanas.
Iran diketahui membalas serangan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat sejunlah negara-negara di kawasan Arab.
Diketahui ada pangkalan militer AS di beberapa kawasan Arab termasuk Dubai, Uni Emirat Arab, Doha, hingga Qatar.
Akibat serangan tersebut, ruang udara di kawasan Arab sementara tidak beroperasi.
Hal itu berakibat penutupan jalur udara yang berakibat maskapai membatalkan penerbangan, termasuk jadwal kepulangan jemaah umrah asal Indonesia.
Di antara 58 ribu jemaah umrah tersebut, terdapat nama Meisya Siregar dan Bebi Romeo.
Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa puluhan ribu warga Indonesia masih berada di Arab Saudi karena penerbangan belum kembali normal.
“Lebih dari 58 ribu jemaah kita masih tertahan di Arab Saudi,” ujar Ichsan, Senin (2/3/2026).
Penutupan wilayah udara dinilai perlu dilakukan karena kondisi keamanan penerbangan belum memungkinkan. Maskapai memilih membatalkan jadwal demi keselamatan penumpang.
Meisya Siregar menjadi salah satu jemaah yang terdampak langsung. Ia bersama Bebi Romeo diketahui berangkat umrah sekitar sepekan lalu hanya berdua.
Melalui unggahan media sosial, Meisya mengungkapkan kebingungannya setelah mendapat informasi pembatalan penerbangan pulang.
“Terus nasib kita gimana ini, pesawat di-cancel, nggak bisa pulang? Airspace UEA closed untuk waktu yang nggak pasti,” tulis Meisya.
Ia mengatakan hingga kini belum ada kepastian jadwal penerbangan baru yang bisa membawa mereka kembali ke Indonesia.
Dalam unggahan yang sama, Meisya mengaku memilih berserah diri sambil menunggu situasi membaik. Ia juga meminta doa agar seluruh jemaah yang tertahan mendapat kemudahan.
“Doain ya teman-teman, Allah kasih qadar yang baik untuk para jemaah yang nggak bisa pulang. Jujur kita masih clueless, berserah saja di rumah Allah,” tulisnya.
Saat ini, Meisya Siregar dan Bebi Romeo masih berada di Makkah sambil menunggu perkembangan kondisi penerbangan internasional serta pembukaan kembali jalur udara di kawasan Timur Tengah.