TRIBUNWOW.COM - Australia menorehkan modal kepercayaan diri besar menjelang Piala Dunia 2026, setelah mengantongi rangkaian kemenangan penting sepanjang tahun 2025, baik di laga uji coba maupun kualifikasi resmi.
Rangkaian hasil positif ini tidak hanya mengukuhkan status Timnas Australia yang menjadi kekuatan Asia, tetapi juga menegaskan konsistensi performa di bawah tekanan.
Dengan fondasi permainan yang kian matang dan mental juara yang terasah, Australia jelas datang ke Piala Dunia 2026 bukan sekadar sebagai penggembira.
Mereka telah menunjukkan kemampuan untuk tampil solid melawan berbagai gaya permainan lawan, termasuk tim-tim bertabur bintang.
Baca juga: Punya Pil Pahit di 2022, Qatar Berpotensi Jadi Ancaman di Piala Dunia 2026, Swiss-Kanada Waspada
Jika mampu menjaga ritme dan meminimalkan kesalahan, Australia berpotensi menjadi kuda hitam yang siap mengejutkan di panggung dunia.
Berikut ulasan mengenai torehan prestasi yang diraih Timnas Australia berupa kemenangan terbesar dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026.
Satu di antara kemenangan paling bergengsi hadir saat Australia menaklukkan tuan rumah Kanada 1–0 di Stadion Saputo, Montreal, pada 11 Oktober 2025 dalam laga persahabatan internasional.
Dalam pertandingan yang didominasi Kanada dari sisi penguasaan bola, Australia menunjukkan disiplin bertahan dan organisasi permainan yang rapi sepanjang 90 menit.
Gol tunggal Nestory Irankunda pada menit ke-71 babak kedua menjadi pembeda, memperpanjang rentetan tak terkalahkan serta menunjukkan efektivitas serangan balik Socceroos.
Kemenangan tipis di kandang satu di antara tuan rumah Piala Dunia 2026 ini menjadi sinyal kuat bahwa Australia mampu mengatasi tekanan atmosfer besar yang akan mereka hadapi di putaran final nanti.
Beberapa pekan sebelumnya, Australia juga tampil meyakinkan ketika menundukkan Selandia Baru 3–1 di Go Media Stadium, Auckland, pada 9 September 2025 dalam rangkaian Soccer Ashes.
Mohamed Toure mencetak dua gol perdananya bagi tim nasional pada menit ke-35, sementara Nestory Irankunda kembali ikut mengoyak gawang lawan pada menit ke-60, menegaskan munculnya generasi penyerang muda yang tajam.
Meski sempat kebobolan lewat Chris Wood, Australia menunjukkan kapasitas untuk merespons tekanan dan mengunci kemenangan dengan keunggulan agregat yang nyaman.
Hasil ini sekaligus mengukuhkan dominasi mereka atas rival tradisional di kawasan dan menjaga momentum positif menjelang babak persiapan akhir menuju Piala Dunia.
Beberapa hari sebelumnya, Australia sudah membuka rangkaian Soccer Ashes dengan kemenangan 1–0 atas Selandia Baru di Stadion GIO, Canberra, pada 5 September 2025.
Dalam laga yang berjalan ketat, debutan Max Balard menjadi pahlawan setelah mencetak gol di menit ke-87, memanfaatkan kesempatan di penghujung pertandingan.
Meski skornya tipis, kemenangan ini penting karena diraih dengan komposisi skuad yang cukup eksperimental dan tanpa banyak pemain inti.
Hasil tersebut memperlihatkan kedalaman skuad Socceroos, sebuah faktor krusial ketika memasuki turnamen panjang seperti Piala Dunia yang menuntut rotasi dan adaptasi cepat.
Jika menilik jalur resmi, satu di antara titik balik terbesar Australia terjadi saat menekuk Arab Saudi 2–1 di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada 10 Juni 2025 dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Abdulrahman Al-Aboud, Socceroos mampu membalikkan keadaan lewat gol Connor Metcalfe pada menit ke-42 dan Mitch Duke yang memastikan kemenangan dramatis pada menit ke-48.
Baca juga: 52 Tahun Menanti, Timnas Haiti Comeback ke Pildun dan Siap Jadi Kuda Hitam, Brasil-Maroko Waspada
Hasil ini mengunci tempat Australia di Piala Dunia untuk keenam kali berturut-turut dan menjadi bukti ketangguhan mental ketika bermain di kandang lawan yang atmosfernya berat.
Kemenangan comeback tersebut menegaskan bahwa Australia bukan hanya mengandalkan organisasi permainan, tetapi juga daya juang hingga peluit panjang.
Beberapa hari sebelum duel di Jeddah, Australia sudah lebih dulu mengirim sinyal serius dengan menumbangkan Jepang 1–0 di Stadion Optus, Perth, pada 5 Juni 2025 dalam partai kualifikasi.
Gol spektakuler Aziz Behich di menit ke-90 menjadi penentu, sekaligus kemenangan pertama atas Jepang dalam pertandingan resmi setelah penantian panjang sejak 2009.
Dalam pertandingan yang banyak dikuasai Jepang, Australia menunjukkan pertahanan yang rapat dan kesabaran menunggu momen tepat untuk menghukum lawan.
Kemenangan di hadapan lebih dari 57.000 penonton ini memperkuat keyakinan publik bahwa Socceroos memiliki kapasitas untuk mengalahkan kekuatan besar Asia di panggung tertinggi.
Dengan deretan hasil penting sepanjang 2025, Australia memasuki Piala Dunia 2026 dengan fondasi kepercayaan diri, kedalaman skuad, dan pola permainan yang sudah teruji di berbagai situasi.
Namun, mempertahankan prestasi ini di turnamen sesingkat dan seketat Piala Dunia jelas menuntut konsistensi yang lebih tinggi, terutama ketika berhadapan dengan lawan dari Eropa dan Amerika Selatan.
Pengalaman menaklukkan Jepang, Arab Saudi, Kanada, dan rangkaian duel melawan Selandia Baru memberi gambaran bahwa Socceroos punya modal untuk melangkah jauh jika mampu menjaga fokus.
Apakah trofi impian dapat dibawa pulang, pada akhirnya akan ditentukan oleh kemampuan mereka mengulang level performa 2025 di panggung terbesar, ketika setiap detail kecil dapat memisahkan sejarah dari sekadar harapan.
Friendlies: Musim 2025/2026, Sabtu (11/10/2025), Tempat Pertandingan A Stadion Saputo melawan Kanada, hasil 0–1.
Friendlies: Musim 2025/2026, Selasa (9/10/2025), Tempat Pertandingan A Stadion Go Media melawan Selandia Baru, hasil 1–3.
Friendlies: Musim 2025/2026, Jumat (5/10/2025), Tempat Pertandingan H Stadion GIO melawan Selandia Baru, hasil 1–0.
WC Qualifiers Asia: Musim 2023/2024, Selasa (10/6/2025), Grup 3, Tempat Pertandingan A King Abdullah Sports City melawan Arab Saudi, hasil 1–2.
WC Qualifiers Asia: Musim 2023/2024, Kamis (5/6/2025), Grup 3, Tempat Pertandingan H Stadion Optus melawan Jepang, hasil 1–0.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Alifazahra Avrilya Noorahma)