TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kabar membanggakan datang dari Semen Padang FC. Pemain muda mereka, Ghifari Azhhari, mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia U-20.
Pelatih kepala Semen Padang FC, Dejan Antonic, mengaku sangat senang atas pemanggilan tersebut. Hal itu ia sampaikan usai memimpin latihan tim di Padang, Minggu (1/3/2026) malam.
“Yang pertama, semua kita di Semen Padang FC senang sekali dengan pemanggilan ini. Dia anak yang baik dan sudah hampir satu bulan atau lebih latihan bersama kami dari tim U-20 Semen Padang,” ujar Dejan Antonic kepada TribunPadang.com.
Baca juga: Semen Padang FC Jalani Dua Laga Krusial Maret 2026, Peluang Keluar dari Zona Degradasi Terbuka
Dejan mengungkapkan dirinya juga telah berkomunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto. Menurutnya, komunikasi itu menjadi sinyal positif bagi perkembangan sang pemain.
“Saya baru kemarin bicara dengan Coach Nova Arianto, dan dia sudah kasih kabar ke saya. Saya selalu senang karena dari dulu Semen Padang biasa ada pemain muda yang bagus dan dipanggil ke timnas,” katanya.
Menurut Dejan, pemanggilan Ghifari menjadi bukti bahwa Semen Padang masih memiliki tradisi melahirkan talenta muda berkualitas.
Ia pun percaya masih banyak pemain muda di skuad Kabau Sirah yang memiliki potensi besar.
“Ini penting sekali karena saya percaya di sini ada banyak pemain muda yang punya kualitas. Semoga kerja keras kita semua bisa bantu mereka berkembang. Sekarang dia punya kesempatan representatif Semen Padang ke depannya dan semoga dia bisa stay di timnas,” ucapnya.
Baca juga: Nasib Semen Padang FC di Ujung Tanduk, Persijap Jepara Jauhi Zona Degradasi BRI Super League
Dejan menilai kesempatan membela tim nasional merupakan momentum penting dalam karier seorang pemain muda.
“Ini kesempatan untuk hidup dia. Semoga dia bisa kasih yang paling bagus untuk Indonesia,” tegasnya.
Ia berharap pemanggilan Ghifari menjadi contoh positif bagi pemain muda lainnya di dalam tim.
“Semua harus tetap kerja keras karena saya selalu bilang, cuma kerja keras yang bisa buka pintu untuk masuk Timnas Indonesia. Kesempatan tidak datang terlalu banyak, mungkin cuma sekali atau dua kali,” jelasnya.
Sebagai pelatih, Dejan menegaskan komitmennya untuk terus memberi ruang bagi pemain muda berkembang di tim senior.
“Semoga bukan cuma dia, semoga ada lebih banyak lagi. Ini penting bukan hanya untuk Indonesia, tapi juga untuk masa depan Semen Padang,” tutupnya.