PBNU Instruksikan Warga Nahdliyin Amalkan Qunut Nazilah untuk Perdamaian di Timur Tengah
Pipit Maulidya March 02, 2026 10:32 PM

 

SURYA.co.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi menerbitkan instruksi kepada seluruh jajaran kepengurusan dan warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) di seluruh Indonesia untuk mengamalkan kembali Doa Qunut Nazilah.

Langkah ini diambil merespons eskalasi konflik yang kian memanas di kawasan Timur Tengah.

Instruksi tersebut tertuang dalam surat nomor 51/PB.01/A.II.08.47/99/03/2026 tertanggal 1 Maret 2026 (11 Ramadhan 1447 H), yang ditandatangani oleh jajaran tertinggi PBNU, termasuk Rais Aam KH. Miftachul Akhyar dan Ketua Umum KH. Yahya Cholil Staquf.

Panduan Pelaksanaan Qunut Nazilah

Sebagaimana dilansir Surya.co.id (media jaringan Tribun Network yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur (Jatim)), dalam surat edaran tersebut, PBNU memberikan tiga poin utama sebagai pedoman bagi para pengurus wilayah, cabang, pengasuh pondok pesantren, hingga takmir masjid atau musala:

1. Doa Qunut Nazilah dibaca pada rakaat terakhir di setiap salat fardu lima waktu, termasuk pada saat Salat Jumat.

2. Doa ini tidak harus didahului oleh doa Qunut yang biasa dibaca pada waktu Subuh.

3. Apabila dilaksanakan pada Salat Subuh, maka Doa Qunut Nazilah dibaca setelah pembacaan doa Qunut Subuh rutin.

Baca juga: Profil Margaret Aliyatul Maimunah Ketua Umum PP Fatayat NU yang Tutup Usia, Lulusan UIN Surabaya

Doa Qunut Nazila

اللَّهُمَّ الْعَنِ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ يَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِكَ، وَيُكَذِّبُوْنَ رُسُلَكَ، وَيُقَاتِلُوْنَ أَوْلِيَاءَكَ.

اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَيْهِمْ، وَاجْعَلْ عَلَيْهِمْ رِجْزَكَ وَعَذَابَكَ.

اللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمَاتِهِمْ اللَّهُمَّ شَيِّتْ شَمْلَهُمْ، اَللَّهُمَّ مَرِّقْ جَمْعَهُمْ.

اَللَّهُمَّ زَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ، وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِي لَا تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ.

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Isi Doa dan Harapan

Dalam lampiran surat tersebut, teks doa yang diinstruksikan mengandung permohonan perlindungan Allah SWT bagi umat Islam dan kaum tertindas, serta permohonan agar kekuatan yang menghalangi jalan Allah dan menzalimi sesama segera diredam.

PBNU berharap amalan ini dapat menjadi wasilah (perantara) doa agar konflik di Timur Tengah segera mereda dan kedamaian kembali tercipta di atas muka bumi.

"Demikian instruksi ini disampaikan untuk dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," tulis PBNU dalam penutup surat tersebut.

Sebagai informasi, Qunut Nazilah merupakan doa yang dipanjatkan umat Islam ketika sedang menghadapi musibah besar, bencana, atau peperangan yang menimpa umat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.