Tips Mendapat Tiket Mudik Gratis 2026 Langsung dari Pemudik Langganan
Abdul Rosid March 02, 2026 11:00 PM

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Program Mudik Gratis 2026 yang digagas oleh Kementerian Perhubungan kembali dibuka, sejak 1 Maret 2026 dan akan berlangsung hingga 15 Maret 2026.

Program ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat melakukan perjalanan pulang kampung menjelang Hari Raya. 

Melalui program ini juga, ribuan tiket gratis disediakan oleh pihak Kementerian Perhubungan yang bekerja sama dengan operator bus dan mitra transportasi darat.

Baca juga: Syarat Cukup KTP, Begini Cara Ikut Mudik Gratis 2026 di Tangsel

Untuk menikmati program ini, calon pemudik dapat melakukan pendaftaran secara online melalui aplikasi Mitra Darat maupun website nusantara.kemenhub.go.id yang diluncurkan oleh Kementerian Perhubungan.

Karena kuota terbatas, yakni hanya berjumlah 15.834 orang untuk area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi ( Jabodetabek) tiket sering habis hanya dalam hitungan menit, sehingga calon pemudik perlu strategi agar bisa mendapatkan kursi.

Salah satu pemudik langganan asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Huda (29) membagikan tips dan strategi yang ia gunakan agar berhasil mendapatkan tiket sebelum habis.

Posko Mudik Gratis di Terminal Pondok Cabe, Tangsel, Banten, Senin (2/3/2026). Mudik Gratis 2026 di Kota Tangerang Selatan kembali dibuka oleh Kementerian Perhubungan dengan syarat cukup KTP. Simak cara daftar, kuota peserta Jabodetabek, lokasi validasi tiket, serta jadwal pendaftaran di Terminal Pondok Cabe.
Posko Mudik Gratis di Terminal Pondok Cabe, Tangsel, Banten, Senin (2/3/2026). Mudik Gratis 2026 di Kota Tangerang Selatan kembali dibuka oleh Kementerian Perhubungan dengan syarat cukup KTP. Simak cara daftar, kuota peserta Jabodetabek, lokasi validasi tiket, serta jadwal pendaftaran di Terminal Pondok Cabe. (TribunBanten.com/Ade Feri)

Sudah menikmati program ini selama tiga tahun berturut-turut, Huda mengaku, lebih condong memanfaatkan layanan aplikasi Mitra Darat untuk mendapatkan tiket mudik gratis, dibandingkan melalui website.

Alasannya, kata dia, selain lebih praktis, dengan menggunakan aplikasi proses pemesanan juga cenderung lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan website.

Huda mengungkapkan, pendaftaran melalui aplikasi sudah bisa diakses sejak pukul 08.00 WIB.

Namun untuk mendapatkan tiket mudik gratis, lanjut dia, calon pemudik harus masuk ke aplikasi lebih awal. 

Hal itu guna menghindari, potensi kehabisan tiket.

“Biasanya saya sudah masuk aplikasi sejak jam 7.55 pagi. Pas jam 8 tepat, langsung klik dan pilih tujuan serta kursi. Kalau telat, kuota sudah habis dalam 5–10 menit,” ujar Huda, saat ditemui di Posko Mudik Gratis Terminal Pondok Cabe, Tangsel, Senin (2/3/2026).

Selain masuk ke aplikasi lebih awal, menurut Huda, ada beberapa hal lain yang menjadi kunci sukses mendapatkan tiket Mudik Gratis 2026, diantaranya yaitu :

1. Persiapkan perangkat dan koneksi internet yang stabil,

2. Pastikan handphone dan provider internet mendukung, agar proses refresh dan pemilihan kursi berjalan lancar.

2. Masuk aplikasi sebelum jam buka pendaftaran, sehingga saat jam pendaftaran dibuka, calon pemudik sudah siap memilih kursi.

3. Refresh aplikasi jika perlu, sebab kadang beberapa kali percobaan diperlukan untuk berhasil memilih kursi, terutama saat kuota cepat habis.

4. Validasi data di posko resmi, artinya setelah berhasil mendaftar, pemudik harus melakukan validasi data di posko yang tertera di aplikasi agar tiket bisa dicetak atau diterima.

Tak hanya itu, Huda juga berbagi pengalaman praktis saat memesan tiket untuk keluarganya.

Sebab kata huda, hanya dalam satu aplikasi, ia berhasil memesan tiga tiket sekaligus dan langsung memilih kursi masing-masing anggota keluarga. 

“Kalau daftar satu aplikasi, bisa langsung pilih tiga kursi. Tinggal klik sesuai yang tersedia,” jelasnya.

Menurutnya, program mudik gratis ini sangat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menghemat biaya perjalanan secara signifikan.

"Contoh seperti saya ini mudiknya kan ke Demak, Jawa Tengah. Nah itu kalau pakai dana pribadi biayanya berkisar antara Rp600 ribu hingga Rp700 ribu per orang, tergantung kelas bus yang dipilih," kata Huda.

"Jadi dengan adanya program mudik gratis ini, kalau menurut saya cukup membantu meringankan beban masyarakat untuk bisa pulang kampung saat lebaran, terutama kita masyarakat kecil," jelasnya.

Di akhir Huda menekankan, bahwa program ini tidak hanya soal keberuntungan, tetapi juga strategi. 

"Soalnya kan yang ikut program ini ribuan orang, jadi kita harus pakai strategi buat dapetin nya," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.