TRIBUNNEWS.COM - Kekalahan yang dialami Real Madrid atas Getafe di pekan 26 Liga Spanyol, Selasa (3/3/2026) barangkali menjadi sesuatu yang mengejutkan.
Pasalnya kedua tim terpaut cukup jauh di papan klasemen sementara yang bisa menjadi acuan kualitas di atas kertas.
Namun Getafe menunjukkan perbedaan di atas kertas tak menjadi jawaban pasti saat berlaga di lapangan.
Mereka bisa mencuri gol dan mempertahankannya di tengah gempuran sang rival sekota.
Real Madrid yang tak mau hilang muka di depan pendukung sendiri malah frustasi membongkar pertahanan lawan.
Vinicius yang diplot sebagai salah satu ujung tombak tak bisa berbuat banyak.
Baca juga: Hasil Klasemen Liga Spanyol: Niat Tempel Barcelona, Real Madrid Malah Terkapar dari Getafe
Pilihan memberikan debut kepada Thiago Pitarch juga tak banyak membantu selain memberikan rekor soal debut pemain termuda.
Bagi Getafe, kemenangan atas Real Madrid di Bernabeu sangat dinanti.
Laga yang juga memiliki tajuk derbi Madrid ini tak pernah mudah bagi mereka.
Bahkan mereka kali terakhir merasakan kemenangan atas Real Madrid terjadi nyaris 20 tahun lalu.
Tepatnya, kemenangan terakhir Getafe itu terjadi pada tahun 2008 silam.
Mempermalukan sang rival di kandangnya sendiri tak cukup bagi mereka.
Secara tidak langsung, Getafe turut memberikan luka besar bagi Real Madrid.
Mereka menjadi tim kedua yang memberikan kekalahan kepada Vinicius Junior dan kawan-kawan dalam dua matchday terakhir.
Getafe bergabung bersama Osasuna untuk membentuk dua kekalahan beruntun bagi Real Madrid.
Tim sebesar El Real ternyata sangat jarang menelan kekalahan beruntun di kancah domestik.
Pasalnya dua kekalahan beruntun ini baru terjadi lagi setelah 6 tahun tak ada cerita yang sama.
Artinya, kali terakhir Los Merengues mendapatkan dua kekalahan beruntun di liga terjadi pada 2019 silam.
Pelatih Alvaro Arbeloa harus segera menemukan cara untuk membawa anak asuhnya bangkit.
Jika hal itu terlambat dilakukan, bukan tak mungkin gelar juara akan melayang ke tangan Barcelona dengan lebih cepat.
Saat ini, kedua tim terpaut empat angka di klasemen sementara.
Barcelona memiliki 64 poin dari 26 laga.
Sedangkan Real Madrid membuntuti dengan 60 poin dari 26 pertandingan.
(Tribunnews.com/Guruh)