Mansoureh Khojasteh Istri Ali Khamenei Ikut Tewas dalam Serangan AS - Israel, Sempat Koma 3 Hari
Rusaidah March 03, 2026 11:03 AM

 

BANGKAPOS.COM -- Istri Pimpinan Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh, tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel.

Sebelum tewas, Mansoureh Khojasteh sempat koma selama tiga hari berjuang melewati masa kritis.

Mansoureh Khojasteh kemudian dinyatakan meninggal dunia dalam usia 78 tahun akibat luka serius yang dideritanya.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan di Ibu Kota Iran, Teheran, pada Sabtu (28/2/2026).

Insiden tersebut menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, putri, cucu, menantu perempuan, dan menantu laki-lakinya.

Menyusul tewasnya sang Pemimpin Tertinggi, kini Mansoureh Khojasteh istri Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia setelah tiga hari berjuang melewati masa kritis.

Baca juga: Sosok Ayatollah Ali Khamenei, Pimpinan Tertinggi Iran Sejak 1989 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Kematian pasangan yang telah bersama lebih dari 60 tahun itu menandai berakhirnya sebuah era dalam struktur kekuasaan Republik Islam Iran.

Sosok Mansoureh Khojasteh

Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh lahir di Persia pada 1947. 

Ia lahir dalam keluarga religius Persia di Mashhad.

Ayahnya adalah Mohammad Esmaeil Khojasteh Bagherzadeh, seorang pengusaha terkenal di Mashhad.

Ia merupakan saudara perempuan Hassan Khojaste Bagherzadeh, mantan wakil direktur IRIB .

Mansoureh pertama kali bertemu Ali Khamenei dalam sebuah upacara pribadi pada tahun 1964.

Mereka menikah pada tahun berikutnya. Khutbah pernikahan mereka dibacakan oleh Ayatollah Mohammad Hadi Milani. 

Bagherzadeh dan Khameini mempunyai 4 putra dan 2 putri, yakni Mostafa, Mojtaba, Masoud, Meysam, Boshra, dan Hoda:

Baca juga: Profil Donald Trump, Klaim Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas, Lulusan Akmil New York

Mostafa sebagian besar terlibat dalam studi seminari. Dia telah menikahi putri Azizollah Khoshvaght .

Mojtaba , yang lebih dikenal di media dan politik negara itu, adalah menantu dari Gholam Ali Haddad Adel .

Masoud telah menikahi putri Seyyed Mohsen Kharazi dan memiliki hubungan keluarga dengan Kamal dan Sadegh Kharazi .

Meysam juga menikahi putri Mahmoud Lolachian, salah satu pedagang pasar keagamaan di Teheran.

Seperti Seyyed Masoud, ia juga bekerja sama dengan kantor pelestarian dan penerbitan karya-karya "Pemimpin Revolusi".

Boshra telah menikahi putra Mohammad Mohammadi Golpayegani .

Hoda juga telah menikah dengan putra Mohammad Bagher Bagheri.

Mansoureh Khojasteh Tewas dalam Serangan AS - Israel

Iran kembali berduka di tengah bara peperangan yang kian membara. 

Menyusul tewasnya sang Pemimpin Tertinggi, kini Mansoureh Khojasteh istri Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia setelah tiga hari berjuang melewati masa kritis.

Kabar tewasnya istri Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan Media Pemerintah Iran, Press TV pada Senin, (2/3/2026). 

Press TV menyebutkan bahwa istri Khamenei tersebut telah "mencapai kesyahidan".

Luka serius yang dideritanya menjadi saksi bisu kedahsyatan serangan udara "Operation Epic Fury" yang diluncurkan AS dan Israel pada Sabtu lalu.

Berusia 78 tahun kepergian Khojasteh menambah daftar korban dari lingkaran terdalam kepemimpinan Iran, memperdalam krisis politik dan militer yang kini mengguncang Timur Tengah.

Khamenei sendiri tewas saat serangan bersama putri, menantu, dan cucunya.

Menurut laporan media Iran, serangan presisi pada Sabtu menyasar kantor sekaligus kediaman resmi Pemimpin Tertinggi di Teheran.

Khojasteh berada di lokasi saat serangan terjadi dan mengalami luka kritis sebelum akhirnya meninggal dunia setelah tiga hari dirawat dalam kondisi koma.

Ia menikah dengan Khamenei sejak 1964 dan dikenal menjaga profil rendah selama lebih dari enam dekade kepemimpinan suaminya.

Kematian pasangan yang telah bersama lebih dari 60 tahun itu menandai berakhirnya sebuah era dalam struktur kekuasaan Republik Islam Iran.

Namun, guncangan terbesar bagi Teheran bukan hanya kehilangan simbolis, melainkan musnahnya struktur komando militer dan politik mereka dalam satu serangan presisi tunggal yang diklaim Trump.

Presiden AS Donald Trump dalam wawancara dengan Fox News membeberkan detail mengejutkan mengenai serangan maut tersebut.

Trump mengeklaim bahwa intelijen AS berhasil melacak pertemuan rahasia tingkat tinggi yang dihadiri oleh 49 pemimpin paling senior Iran bersama pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei

Pertemuan tersebut dilakukan pada Sabtu pagi dalam sebuah sesi sarapan bersama lingkaran dalam Khamenei.

Mereka memilih waktu siang hari karena berasumsi AS tidak akan berani menyerang di siang bolong.

"Mereka pikir mereka aman karena hari terang benderang. Tapi kami mendapatkan mereka semua. Posisi kedua, ketiga, hingga ke-49, semuanya tewas," ujar Trump melansir dari Wartakotalive.com.

Daftar Jenderal dan Pejabat Iran yang Tewas

Nama-nama besar Iran yang dikonfirmasi tewas meliputi:

  • Letjen Abdolrahim Mousavi: Kepala Staf Angkatan Bersenjata.
  • Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh.
  • Mayjen Mohammad Pakpour: Komandan elit IRGC.
  • Ali Shamkhani: Penasihat pertahanan senior.

Keluarga Inti: Termasuk putri, cucu, menantu perempuan, dan menantu laki-laki Khamenei.

(Bangkapos.com/TribunSumsel.com/Wartakotalive.com/Kompas.com/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.