Detik-detik Gondola Digunakan Pekerja Apartemen Terombang-ambing Dihantam Badai, Satu Orang Tewas
Odi Aria March 03, 2026 01:27 PM

SRIPOKU.COM - Kejadian tragis menimpa dua orang pekerja teknisi sealant gedung di kawasan Surabaya Barat.

Keduanya mengalami nasib nahas saat sedang menjalankan tugas di ketinggian apartemen Water Place Residence pada Senin (2/3/2026) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang tiba-tiba melanda wilayah tersebut membuat gondola yang mereka gunakan terombang-ambing tak terkendali di udara.

Baca juga: Viral Video Emak-Emak Tahan Jenazah saat Prosesi Pemakaman, Tagih Utang Rp215 Juta, Pelayat Syok

Terjebak di Lantai 25

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua teknisi tersebut sedang melakukan pekerjaan perawatan di bagian luar gedung. Namun, saat hendak turun, cuaca berubah drastis secara ekstrem.

Melly Muryana, Building Manager Water Place Residence, menjelaskan kronologi singkat saat insiden tersebut terjadi. Menurutnya, posisi kedua pekerja sempat terhenti di titik yang cukup tinggi.

"Ada dua orang pekerja. Saat hendak turun, mereka terkena angin kencang. Mereka terhenti di lantai 25 dan terombang-ambing," ungkap Melly dikutip Kompas.id.

Rekaman video amatir yang beredar menunjukkan suasana mencekam di mana satu pekerja terlihat bergelantungan dan terombang-ombing disapu angin kencang di ketinggian.

Meski pihak manajemen menyebut kedua pekerja telah dilengkapi dengan alat pengaman tubuh (safety body harness), hantaman angin yang begitu kuat membuat situasi menjadi sangat berisiko.

Satu Pekerja Dinyatakan Meninggal Dunia

Proses evakuasi segera dilakukan oleh petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya.

Awalnya, pihak manajemen sempat memberikan informasi bahwa kedua korban ditemukan dalam kondisi sadar. Namun, dalam perkembangan terbaru setelah proses evakuasi tuntas, laporan duka diterima.

"Betul. Setelah dievakuasi, satu orang dinyatakan meninggal dunia," tegas Melly mengonfirmasi kondisi terkini korban dikutip dari Kompas.id.

Sementara itu, satu rekan korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis dari petugas di lapangan. Laporan polisi yang diteruskan oleh Command Center 112 Surabaya mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah berhasil diturunkan dari ketinggian gedung tersebut.

Imbauan Keselamatan Kerja

Aprilia Sri Karinasari, petugas Command Center 112 Surabaya, memastikan bahwa tim gabungan telah bekerja maksimal di lokasi kejadian untuk menangani dampak insiden tersebut.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para pekerja lapangan, terutama yang bekerja di ketinggian, untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang ekstrem secara mendadak.

Memastikan prosedur keselamatan dan memantau prakiraan cuaca sebelum memulai pekerjaan di luar ruangan menjadi hal yang mutlak dilakukan demi menghindari insiden serupa di masa mendatang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.