TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Penyeberangan kapal RoRo Bengkalis selama arus mudik dan balik nanti tidak terjadi perubahan.
Penyeberangan akan dilayani normal oleh lima kapal yang tersedia di lintasan penyeberangan Bengkalis, tanpa penambahan armada baru.
Hal ini diungkap Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis Edi Kurniawan kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (3/3/2025) siang.
Lima kapal yang melayani penyeberangan Bengkalis di antaranya dua kapal dari pengelola PT Jembatan Nusantara, yakni Kapal Swarna Putri dan Bahari Nusantara.
Kemudian dari PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) dua kapal yakni KMP Mutiara Pertiwi II dan KMP Permata Lestari III.
Sedang satu kapal lagi dari pengelola baru PT Surya Timur Line ( STL) yakni KMP Sereia Domar.
Kelima kapal ini sudah dipastikan Dishub Bengkalis kondisinya beroperasi normal.
Jadwal normal sebelum arus mudik, kapal yang akan melayani lintasan dari hari Senin hingga Kamis, beroperasi tiga kapal.
Dua kapalnya istirahat untuk kepentingan perawatan.
Sementara diakhir pekan, Jumat hingga Minggu kapal yang dioperasikan melayani lintasan sebanyak empat kapal.
Satu kapal lagi istrahat untuk perawatan.
Namun nantinya jelang arus mudik berlangsung Dishub Bengkalis menyusun jadwal ulang kapal yang beroperasi.
Tepatnya mulai tanggal 6 Maret nanti sampai arus balik di akhir Maret mendatang, setiap harinya akan dioperasikan empat kapal, satu kapal lagi istirahat atau stanby.
"Kapal stanby ini nanti akan masuk lintasan kalau terjadi masalah teknis di salah satu kapal yang beroperasi. Atau saat pengguna jasa meningkat, kapal yang stanby akan masuk lintasan sehingga lima kapal yang melayani penyeberangan," tambahnya.
Edi Kurniawan memastikan dari lima kapal yang ada saat pelayanan Lebaran dipastikan tidak ada kapal yang akan melakukan docking atau perbaikan rutin tahunan.
"Saat lebaran tidak ada yang docking, jadi ke lima kapal yang ada bisa beroperasi di lintasan. Kegiatan docking kapal diperkirakan baru ada saat bulan Juni mendatang," tambahnya.(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)