Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, TAMBUN UTARA- Warga sekitar Desa Satria Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, dibuat geger dengan penemuan sesosok jenazah berjenis kelamin laki-laki di aliran kali Sekunder, Senin (2/3/2026) sore.
Seorang relawan yang mengevakuasi korban, Yopi, mengatakan, jenazah tersebut pertama ditemukan oleh seorang tukang setrum ikan sekira pukul 14.30 WIB.
Informasi itu kemudian diteruskan kepada warga dan pihaknya.
“Jenazah pertama ditemukan oleh tukang setrum ikan sekitar jam setengah tiga sore dan saya mendapatkan laporan dari warga yang menemukan,” kata Yopi, Selasa (3/3/2026).
Yopi menjelaskan, usai menerima laporan, dirinya bersama tim relawan gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Sesampainya di lokasi, proses evakuasi jenazah sempat terkendala karena banyaknya warga yang berkerumun ingin melihat dari dekat.
“Kami bersama tim relawan gabungan Alhamdulillah sudah mengevakuasi, meski awalnya sempat ada kendala ramainya warga yang menyaksikan," jelasnya.
Menurut Yopi, ketika jenazah rampung dievakuasi, kondisinya dalam keadaan utuh, namun terlihat membengkak.
Ia menduga pembengkakan tersebut terjadi karena korban sudah cukup lama berada di dalam air.
“Kondisi jasad utuh tapi kaya bengkak-bengkak dan kalau bengkak itu emang karena sudah beberapa lama di dalam air,” ucap dia.
Yopi menuturkan, berdasarkan pengamatan awal, tidak ditemukan ciri-ciri khusus pada tubuh korban.
Hanya saja saat ditemukan, jenazah diketahui mengenakan pakaian atasan dan bawahan.
Selanjutnya jenazah diserahkan tim relawan ke jajaran Polsek Tambun untuk pemeriksaan atau identifikasi lebih lanjut.
"Tidak ada ciri khusus, tapi yang jelas jenazah pakai celana pendek, dan sweater gitu," tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Tambun, Kompol Wuriyanti, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.
Berdasarkan hasil identifikasi sementara, jenazah laki-laki itu memiliki tinggi badan sekira 170 sentimeter dan berat badan kurang lebih 80 kilogram.
Kemudian bentuk rambut lurus dengan potongan rapi.
Namun, usia jenazah hingga kini belum dapat dipastikan.
"Saat ditemukan, korban mengenakan baju batik seragam SMP 158 serta kaos abu-abu bertuliskan 'Family Gathering 2014 PT. Mangul Jaya', kami perkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan," papar Wuriyanti kepada Tribun Bekasi, Selasa (3/3/2026).
Wuriyanti mengungkapkan, hingga kini, identitas jenaza belum diketahui.
Baik warga sekitar maupun pihak keluarga belum ada yang mengenali jenazah tersebut.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi nomor 081188885564 atau datang langsung ke Polsek Tambun Selatan dengan membawa identitas serta foto terakhir untuk proses pencocokan," pungkasnya. (M37)