BANGKAPOS.COM, BANGKA — Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan pengumpulan zakat Ramadan 1447 Hijriah dapat menembus lebih dari Rp300 juta.
Target tersebut disampaikan dalam kegiatan Fundraising Ramadan yang digelar bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pangkalpinang di Ruang Balai Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang telah memasuki tahun kelima ini dihadiri para Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran pengurus BAZNAS.
Suasana berlangsung tertib dan khidmat, dengan peserta didominasi pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi memiliki dampak nyata dalam membantu masyarakat kurang mampu.
“Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga solusi sosial. Masih ada saudara-saudara kita yang masuk kategori fakir dan miskin yang harus kita perhatikan bersama,” ujarnya.
Ia mengingatkan delapan golongan penerima zakat (mustahik) telah diatur dalam Surah At-Taubah ayat 60, sehingga pengelolaannya harus tepat sasaran.
Menurutnya, berdasarkan pembahasan dengan Badan Pusat Statistik, garis kemiskinan di Pangkalpinang berada di kisaran Rp700 ribu per bulan. Namun angka tersebut tidak bisa dilihat secara sederhana.
“Kalau satu orang berpenghasilan Rp 2 juta tetapi menanggung istri dan anak, bisa saja tetap berada di bawah garis kemiskinan. Artinya, kepedulian kita melalui zakat sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Saparudin secara langsung mengajak ASN untuk segera berpartisipasi melalui program yang telah disiapkan.
“Membayar zakat di loket yang tersedia, dan bapak ibu semua berpartisipasi. Semoga dengan adanya program ini bisa membantu masyarakat yang memerlukan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana zakat agar kepercayaan publik tetap terjaga.
“Kita ingin pengelolaan zakat ini transparan, sehingga masyarakat yakin zakatnya benar-benar sampai kepada yang berhak,” tambahnya.
Optimistis Lampaui Capaian Tahun Lalu
Pimpinan BAZNAS Kota Pangkalpinang menyatakan optimistis target di atas Rp300 juta dapat tercapai, mengingat capaian tahun lalu berada di kisaran angka tersebut.
“Tahun kemarin sekitar Rp300 juta. Harapan kita tahun ini bisa di atas itu. Semakin besar yang terkumpul, semakin luas manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.
BAZNAS juga membuka berbagai kanal pembayaran, mulai dari setoran langsung, transfer melalui rekening resmi, hingga layanan jemput zakat guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban mereka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan zakat tidak hanya menjadi kewajiban musiman di bulan Ramadan, tetapi menjadi kesadaran bersama yang berdampak langsung bagi warga kurang mampu di Kota Pangkalpinang.
Dengan target yang dicanangkan tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap potensi zakat, khususnya dari kalangan ASN, dapat dimaksimalkan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
(Bangkapos.com/Zaky Nur Hakim)