Jelang Idul Fitri 2026, Jalur Mudik di Cikarang Rusak Parah, Warga Minta Diperbaiki
Joseph Wesly March 03, 2026 04:50 PM

 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi kondisinya rusak parah.

Padahal jalan itu merupakan jalur mudik saat Lebaran 2026. Kondisi itu dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengendara, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

Salah seorang pengendara motor, Aldi (23), mengatakan kerusakan jalan tersebut tergolong parah dan berada di jalur yang ramai dilintasi kendaraan setiap hari.

Ia menilai pemerintah seharusnya lebih peka terhadap kondisi infrastruktur jalan, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Ini kan jalan umum dan banyak dilalui kendaraan. Pemerintah seharusnya lebih menguasai titik-titik jalan yang rusak, apalagi ini sudah masuk kategori parah. Jelang arus mudik, seharusnya segera diperbaiki," kata Aldi saat diwawancarai pada Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, keberadaan lubang jalan dengan diameter cukup besar sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengendara, khususnya pemudik yang belum tahu dengan kondisi jalur tersebut.

Jalan ini menjadi jalur mudik pecahan dari jalan Sentral Grosir Cikarang (SGC).

“Jelas sangat mengganggu. Pengendara jadi lebih hati-hati dan pelan-pelan. Apalagi yang belum pernah lewat sini, mereka nggak tahu ada lubang, itu bisa membahayakan dan berpotensi kecelakaan,” katanya.

Aldi berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat segera merespons keluhan masyarakat dengan melakukan perbaikan secepatnya agar tidak menimbulkan korban jiwa.

“Harapannya sih cepat tanggap saja, dari hati mereka sendiri. Jangan sampai dibiarkan terus,” ujarnya.

Baca juga: Polisi Bisa Jerat Pidana Pejabat bila Jalan Rusak di Kabupaten Bekasi Telan Korban

Baca juga: Pemkab Bekasi Bakal Perbaiki 33 KM Jalur Mudik Jalan Pantura dan Kalimalang

Ia juga menyebutkan, meski tidak mengikuti data resmi, dalam beberapa hari terakhir disebutkan telah terjadi kecelakaan akibat jalan rusak yang bahkan menelan korban meninggal dunia.

“Saya kurang update detailnya, tapi beberapa hari kemarin dibiarkan terus. Ada saja kecelakaan, sampai yang meninggal juga ada,” pungkasnya.

Warga berharap perbaikan jalan segera dilakukan agar arus mudik Lebaran dapat berlangsung aman dan lancar, serta risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.

Menanggapi keluhan tersebut, Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memastikan pemerintah daerah tengah mengupayakan percepatan perbaikan jalan, khususnya jalur penunjang arus mudik.

“Jalan rusak sekarang ini lagi kita upayakan perbaikan. Kita masih menunggu pergeseran anggaran dari Kemendagri. Insya Allah secepatnya jalan rusak kita perbaiki,” ujar Asep.

Ia mengungkapkan, terdapat cukup banyak titik jalan rusak di wilayah Kabupaten Bekasi yang menjadi jalur mudik. Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp160 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan tersebut.

“Lumayan banyak titik jalan penunjang arus mudik. Anggarannya sekitar Rp160 miliar,” jelasnya. (MAZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.