Gubernur Maluku Serahkan BSPS 2025 di Hative Kecil, Perjuangkan Tambahan Kuota dan Anggaran
Fandi Wattimena March 03, 2026 05:48 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menghadiri seremonial serah terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2025 di Negeri Hative Kecil, Kota Ambon, Selasa (3/3/2026).

Turut mendampingi Gubernur dalam kegiatan tersebut, Anggota DPR RI Ibu Saadiah Uluputty, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Jhon Lewerissa, Wali Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, pimpinan OPD terkait. 

Hadir juga perwakilan Kejaksaan Tinggi, Kepala Balai Penyedia Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku, Raja Negeri Hative Kecil, serta masyarakat penerima bantuan BSPS.

Gubernur menyampaikan bahwa kehadirannya bersama jajaran merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendukung program perumahan rakyat.

Diketahui pada Tahun 2025, Provinsi Maluku telah menerima BSPS sebanyak 81 unit yang tersebar di tiga kabupaten/kota terinci yakni : 

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi PT. Bipolo Anggaran Rp.41 Miliar, Masih di Koordinasi Kejati Maluku

Baca juga: Sambut RAFI 2026, Telkomsel Pamasuka Siagakan 33 Posko dan Perkuat Jaringan

- Kota Ambon :35 unit. 
- Maluku Tengah: 26 unit.
- Kabupaten Kepulauan Tanimbar: 20 unit. 

Orang nomor satu Maluku ini juga menegaskan di Tahun 2026 ditargetkan sebanyak 2.998 unit akan mendapatkan fasilitas BSPS. 

Sementara itu, apresiasi pemenuhan kebutuhan perumahan juga disampaikan Gubernur kepada Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. 

Ditegaskannya, semua unsur memiliki komitmen yang sama yaitu memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. 

Untuk itu pendataan lapangan harus dilakukan dengan benar dan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Sehingga saat pengajuan data harus akurat ke pusat sesuai dengan kondisi nyata masyarakat Maluku.  

“Kuncinya adalah data. Kita harus membenahi dan memastikan data yang kita ajukan benar-benar menggambarkan kondisi riil masyarakat Maluku. Dengan usulan berbasis data yang valid, perhatian Pemerintah Pusat akan semakin kuat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga telah menyurati Menteri Perumahan dan Permukiman guna meminta penambahan besaran biaya bantuan BSPS agar dapat disetarakan dengan daerah lain.

 Hal ini disebabkan tingginya harga bahan konstruksi di Maluku dibandingkan wilayah lain di Indonesia. 

Di akhir penyampaiannya, Gubernur berharap masyarakat penerima bantuan dapat merawat rumah. 

Selain itu dapat melakukan peningkatan kualitas hunian dikemudian hari. 

Dirinya berharap dukungan dari masyarakat sehingga program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik kedepannya. 

“Bantuan ini memang terbatas, namun kita berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik, demi kepentingan masyarakat dan par Maluku pung bae,” tandasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.