SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS -- Pekan kedua Ramadhan, harga daging ayam di tingkat pedagang Kabupaten Musi Rawas mulai mengalami penurunan.
Bahkan, hari ini harga daging turun Rp3.000 per kilogramnya, dari harga sebelumnya Rp45.000 kini menjadi Rp42.000 per kilogramnya.
Meski mengalami penurunan, namun harga daging ayam tersebut masih cukup tinggi.
Sebab, harga stabil daging ayam biasanya hanya Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogramnya.
Menurut sejumlah pedagang, masih tingginya harga daging ayam saat ini, dikarenakan masih tingginya permintaan di masyarakat. Meskipun saat ini sudah memasuki pekan kedua Ramadhan.
"Alhamdulillah permintaan atau pembelinya masih ramai, walaupun sudah pekan kedua Ramadhan," kata Iwan salah seorang pedagang daging ayam di Pasar B Srikaton, kepada Sripoku.com, Selasa (3/3/2026).
Dikatakannya, dalam sehari saat ini dia mampu menghabiskan lebih dari 60 kilogram daging ayam setiap harinya. Jumlah itu turun dibanding awal dan pekan pertama Ramadhan.
"Sekarang paling 70-80 kilogram setiap hari, kalau awal Ramadan kemarin masih sampai 100 kilo setiap hari. Tapi ini termasuk masih cukup ramai," jelasnya.
Ditambahkannya, biasanya harga daging ayam akan kembali naik, saat menjelang Idul Fitri.
Bahkan pengalamannya harganya bisa mencapai Rp50.000 per kilogramnya.
"Nanti kalau mau lebaran biasanya naik lagi. Kalau sekarang bisa jadi turun, sampai seminggu sebelum lebaran," tegasnya.
Sama halnya disampaikan, Eka yang juga salah seorang pedagang daging ayam di Pasar B Srikaton. Harga daging ayam ayam hari ini di harga Rp42.000 per kilogramnya.
"Masih sama dengan minggu kemarin, harganya Rp42.000 per kilogramnya," katanya kepada Sripoku.com.
Dia juga memastikan, bahwa untuk stok sendiri sejauh ini masih aman. Bahkan, sampai dengan menjelang Idul Fitri, stok daging ayam cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat.
"Kalau stok masih aman sampai lebaran pun biasanya tidak pernah kosong. Mungkin nanti harganya saja yang naik," tutupnya.
Baca juga: Ayah Aniaya Anak dan Divideokan Demi Dapat Kiriman Uang dari Istri
Baca juga: Stok BBM RI Cukup 20 Hari Dampak Timur Tengah Memanas, Bahlil Warning Harga Berpotensi Naik